Update Banjir Jalur Pantura: Ketinggian Muka Air di Subang 4,8 Meter

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 12:46 WIB
Banjir rob Subang
Banjir di Subang (Foto: 20Detik)
Bandung -

Sejumlah daerah di kawasan jalur pantai utara (Pantura) disergap banjir, seperti di Kabupaten Indramayu, Majalengka, dan Subang. Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat (BPBD Jabar) puluhan ribu warga mengungsi. Berikut rekapannya.

Kabupaten Indramayu

Warga di 23 kecamatan di Indramayu terdampak oleh banjir yang terjadi pada Senin, 8 Februari 2021 pukul 21.10 WIB. Mulai dari Kecamatan Haurgeulis, Kroya, Cikedung, Terisi, Bangodua, Lela, Loh Bener, Kertasmaya, Sukagumiwang, Sindang, Indramayu, Bongas, Losarang, Kandanghaur, Widasari, Gebuswetan, Anjatan, Sukra, Pasekan, Cantigi, Jatibarang, Krangkeng, Tukdana.

Tinggi muka air (TMA) di daerah permukiman mencapai 50 - 250 cm. BPBD melaporkan terdapat 5.450 pengungsi akibat banjir di Indramayu dengan rincian 2.100 orang di Masjid Annur Kertanegara, 657 orang di SMK Muhammadiyah Haurgeulis, 33 orang di Masjid Al Furqon Haurgeulis, 600 orang di Masjid Al Istiqomah, 1.000 orang di SDN Gandamulya Haurgeulis, 118 orang di SMP PUI, 15 orang di SMK Al Irsyad Cipancuh, 127 orang di SDN 1 Haurgeulis, 300 orang di Sumber Mulya, dan 500 orang di Lebak Sukajati.

Penyebab banjir di Indramyu dikarenakan hujan deras sehingga terjadi luapan air dari Sungai Cilalanag, Cipanas, Cipelang, Cimanuk. "Debit air yang tinggi membuat air limpas dari tanggul ke jalan umum, namun belum merendam dan masuk ke permukiman warga," ujar Pusdalops BPBD Jabar Budi Budiman Wahyu, Selasa (9/2/2021).

Warga pun, kata Budiman, berinisiatif untuk menambaklimpasan air kali, sehinggaiar tidakmencapa ke daerah permukiman warga. "Korban jiwa nihil," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3