Jabar Hari Ini: Mayat Perempuan Tertancap Bambu-Aturan Ganjil Genap Bogor

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Feb 2021 19:35 WIB
Polisi mendirikan pos sekat dalam penerapan ganjil genap di Bogor
Persiapan ganjil genap di Bogor (Foto: M Solihin)
Bandung -

Sejumlah topik berita menyedot perhatian warga Jawa Bara. Mulai dari penemuan mayat perempuan tertancap bambu di Garut hingga kasus ayah cekoki miras dan perkosa anak kandungnya sendiri di Garut.

Berikut rangkuman beritanya di Jabar Hari Ini:

Mayat Perempuan Tertancap Bambu

Warga Sucinaraja Garut digegerkan penemuan sesosok mayat wanita tanpa identitas di semak-semak. Dari foto yang beredar, terlihat sebilah bambu tertancap di dubur perempuan itu.

Mayat itu ditemukan di bantaran Sungai Cimalaka, Kampung Muncang Lega, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (5/2/2021) pagi.

"Ditemukan sekira pukul 08.00 WIB. Mayat berjenis kelamin perempuan," ucap Kasubag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat.

Muslih mengatakan jasad wanita itu pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di sekitar lokasi. Mayatnya sudah membusuk.

"Diperkirakan sudah tiga hari berada di tempat tersebut," kata Muslih.

Fakta yang didapat polisi di lapangan, ditemukan sebuah bambu yang menancap di lubang dubur korban. Temuan itu menimbulkan dugaan bahwa wanita tersebut tewas dibunuh.

"Kondisi mayat ditemukan di lubang anus tertancap sebilah bambu yang berukuran kurang lebih 60 sentimeter," ucap Muslih.

Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Saat ini tim dari Polres Garut dan Polsek Wanaraja masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Masih dilakukan pendalaman," ucap Muslih.

Muslih juga menyebut korban berinisial WT. Dia merupakan warga Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Berdasarkan hasil penyelidikan lanjutan, inisialnya WT usia 20 tahun asal Sindangratu, Wanaraja," ujar Muslih, Jumat (5/2/2021).

Sejauh ini sudah ada beberapa saksi yang yang telah dimintai keterangan. "Sementara yang diperiksa ada empat orang," kata Kasubag Humas Polres GarutIpdaMuslih Hidayat, Jumat (5/2/2021).