Gaya Setya Novanto di Lapas Sukamiskin: Berjanggut-Pakai Topi Caping

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 30 Jan 2021 09:17 WIB
Eks Walkot Bandung Dada Rosada dan eks Ketua DPR RI Setya Novano panen padi di Lapas Sukamiskin.
Eks Walkot Bandung Dada Rosada dan eks Ketua DPR RI Setya Novano panen padi di Lapas Sukamiskin. (Foto: Istimewa)
Bandung -

Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto kini memiliki kesibukan baru bersama narapidana korupsi lainnya di dalam Lapas Sukamiskin, Kota Bandung. Di samping menjalani tahanan, pria yang akrab disebut Setnov itu disibukkan dengan program pembinaan di lapas, yakni bertani.

Foto Setnov ketika memanen padi pun menjadi sorotan. Pria yang biasa mengenakan busana perlente itu kini mengenakan topi caping khas petani. Dengan balutan baju kemeja putih, ia pun menggenggam arit di tangan kanan dan padi yang dituai di tangan kiri. Dagunya pun kini lebat berjanggut.

Di samping kanan Setnov, ada Eks Wali Kota Bandung Dada Rosada. Tampilan Dada lebih santai dengan menggunakan polo shirt bermotif garis-garis. Tampak tak banyak yang berubah dari Dada.

Ditjen Pemasyarakatan menyebut hal itu merupakan bagian dari salah satu program pembinaan di lapas. "Terlepas dari apa pun status atau profesi Setnov dan warga binaan korupsi lainnya, mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan warga binaan di seluruh Indonesia di lapas dan rutan. Salah satunya adalah mendapatkan pembinaan," tutur Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pas Rika Aprianti saat dimintai konfirmasi, Jumat (29/1).

"Salah satunya ini adalah pembinaan kemandirian dan kegiatan keterampilan dan kegiatan kerja di bidang pertanian. Itu menjadi hak bagi Setnov atau narapidana koruptor dan warga binaan selama menjalani pidana di lapas, dalam hal ini di lapas korupsi," kata Rika menambahkan.

Ia mengatakan setiap warga binaan di lapas serta rutan memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan pembinaan. Pembinaan terdiri atas dua jenis, yaitu pembinaan kepribadian dan kemandirian. Pembinaan kepribadian misalnya terkait intelektual, spiritual, keagamaan. Sedangkan pembinaan kemandirian terkait kegiatan kerja dan kemampuannya.

"Pembinaan kemandirian adalah pembinaan yang diberikan kepada warga binaan untuk membentuk mereka menjadi lebih mandiri kaitannya dengan kegiatan kemandirian dengan kegiatan kerja dan skill," ucap Rika.

Simak juga video 'Ombudsman Sidak LP Sukamiskin, Nilai Sel Novanto Luas dan Nyaman':

[Gambas:Video 20detik]