Tuntut Fasum Perumahan, Ratusan Warga Geruduk Kantor Griya Sampurna Sumedang

Muhamad Rizal - detikNews
Minggu, 24 Jan 2021 18:36 WIB
Ratusan warga menggeruduk kantor pemasaran griya sampurna Sumedang
Ratusan warga menggeruduk kantor pemasaran griya sampurna Sumedang (Foto: Muhamad Rizal)
Sumedang -

Ratusan warga menggeruduk dan menyegel Kantor Pemasaran Perumahan Griya Sampurna di Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Minggu (24/1/ 2021)

Massa menuntut pihak pengembang perumahan PT Kresna Eka Karya Nugraha untuk segera membangun Tembok Penahan Tanah (TPT), melakukan penghijauan, dan membenahi drainase.

Eko Sulaslo, Ketua RW 13 Perumahan Griya Sampurna, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, pihaknya meminta pengembang untuk segera membangun TPT dan memperbaiki drainase. Terlebih, kata Eko, kontur tanah di Perumahan Griya Sampurna kondisinya sangat labil, dan rentan terjadi longsor,

"Warga di Desa Cikahuripan, Desa Sukadana, dan Desa Sawah Dadap meminta pihak pengembang segera membangun TPT dan melakukan penghijauan secepatnya," kata Eko Sulaslo kepada di lokasi.

Eko menambahkan, tindakan warga ini merupakan kekhawatiran pasca kejadian longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung pada beberapa waktu lalu.

Menurut Eko, kontur tanah di kawasan Griya Sampurna lebih curam dari Dusun Kondang yang sebelumnya terjadi tanah longsor yang menyebabkan menelan banyak korban.

"Segel akan dilepas, jika Direktur PT Kresna Eka Karya Nugraha mendatangi warga untuk berdiskusi. Jika tidak direalisasikan oleh pengembang, kami akan melakukan kembali musyawarah dengan warga," katanya.

Ucapan senada dikatakan Agus Setiawan, warga RT 01/09, Desa Sukadana mengatakan, aksi ratusan warga ini merupakan rasa khawatir terjadi bencana longsor dan banjir bandang yang terjadi seperti sebelumnya di Dusun Bojong Kondang.

Rasa khawatir ini, kata Agus, menyusul banyaknya retakan tanah, belum lagi jarak tebing perumahan hingga ke pemukiman berjarak sekitar 10 meter.

"Sudah hampir 5 tahun lebih, belum ada itikad baik dari pihak pengembang. Kami khawatir terjadi bencana, musibah itu tidak ada yang mau," ucap Agus.

Tonton juga 'Seluruh Korban Longsor Sumedang Ditemukan, Operasi Selesai':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2