Bupati Pangandaran Akan Tunda Bantuan Bagi Desa yang Tidak Taat Prokes COVID-19

Faizal Amiruddin - detikNews
Sabtu, 23 Jan 2021 14:38 WIB
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata
Foto: Faizal Amiruddin
Pangandaran -

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata akan memberikan sanksi bagi dewa yang tidak mentaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Kabupaten Pangandaran masuk dalam kategori daerah di Jawa Barat yang tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Pangandaran berada di nomor urut tiga setelah Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya sebagai daerah yang tidak disiplin protokol kesehatan. "Maka pada 12-13 Januari lalu kita kumpulkan para Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Camat, Danramil, dan Kapolsek. Kita membuat instruksi terkait protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru, termasuk penggunaan masker," kata Jeje, usai memimpin apel gabungan di Pantai Pangandaran, Sabtu (23/01/2021).

Jeje mengaku akan berikan sanksi bagi desa yang tidak patuh terhadap instruksi bupati soal prokes. Dia menyatakan tunjangan dan bantuandari Pemda untuk desa akan ditunda.

Selanjutnya, pada Senin (25/1/2021) besok pihaknya akan melakukan evaluasi. "Kita akan rilis dan dipublikasikan desa mana yang rendah penerapan prokes dan tidak taat pada instruksi," kata Jeje.

Soal warga Pangandaran tidak patuh Prokes, Jeje menilai karena masyarakat terlena. "Mungkin kita terlena. Sejak Oktober hingga Desember 2020, kita terfokus pada proses politik Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, sehingga konsentrasi masyarakat terfokus ke persoalan itu," katanya.

Penyebab lainnya, Jeje menduga karen Pangandaran termasuk daerah zona penyebaran rendah, sehingga masyarakat mungkin terlena. Penggunaan masker dianggap tidak terlalu penting dan diabaikan masyarakat.

(ern/ern)