Teka-teki Dentuman Misterius di Cimahi yang Diduga Pengeboman Proyek KCIC

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 18:09 WIB
Suara dentuman di Cimahi
(Foto: Tangkapan layar medsos.)
Cimahi -

Masyarakat di wilayah Kota Cimahi dihebohkan dengan suara dentuman yang terjadi pada Rabu (20/1/2021) pukul 13.30 WIB.

Mereka mengaku mendengar beberapa kali dentuman siang itu terutama di sekitar Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

"Punten eta suara naon nu bebeledugan aya nu terang? (Maaf itu suara apa yang berdentum ada yang tahu?), tulis akun facebook Grey Xrt di grup facebook Urang Cimahi.

Dari sebagian komentar warga di media sosial facebook Urang Cimahi, mengaku suara dentuman tersebut bersumber dari proyek pengerjaan tunnel 11 Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di kawasan Gunung Bohong, perbatasan Kecamatan Cimahi Selatan dengan Kecamatan Padalarang, Bandung Barat.

"Kalau Cibeber setiap hari, itu dari suara yang lagi bom terowongan buat kereta cepat. Warga sini udah mulai ga nyaman sama suara bomnya karna kenceng sampai kaca getar. Katanya bakal dikasih uang buat rumah yang kena dampaknya tapi kurang tau juga," kata akun dilassnti.

Menanggapi suara dentuman yang diduga berasal dari aktivitas pengeboman proyek pengerjaan tunnel 11 KCJB, Corporate Secretary KCIC Mirza Soraya memberikan tanggapan melalui keterangan tertulisnya seperti diterima detikcom, Jumat (22/1/2021).

Berikut tanggapan PT KCIC soal dentuman misterius di Cimahi.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung saat ini tengah melakukan konstruksi Tunnel #11 yang berlokasi di Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat serta di Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Tunnel #11 dengan panjang 1,1 km merupakan salah satu titik kritis pembangunan trase kereta cepat yang
memiliki lapisan berbatu sepanjang 160 meter di bagian tengah terowongan yang hanya dapat dikonstruksikan dengan metode blasting (peledakan).

Aktivitas blasting resmi dimulai pada Desember 2020 sesuai rekomendasi dan di bawah pengawasan PT LAPI ITB oleh PT Dahana (persero) selaku pihak yang ahli di bidangnya berdasarkan hasil uji coba blasting yang dilakukan sebelumnya.

PT KCIC bersama dengan kontraktor dan para pihak terkait juga telah melakukan sosialisasi pada warga sekitar serta mendapatkan dukungan dan surat izin dari Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (MABES POLRI) terkait pelaksanaan kegiatan blasting.

Untuk menjaga kenyamanan warga sekitar, pelaksana proyek kereta cepat juga telah mengakomodir permintaan warga dengan melakukan penyesuaian kegiatan blasting dari tiga kali menjadi dua kali dalam sehari yang berlangsung mulai pagi hingga siang hari di bawah pengawasan PT LAPI ITB dan aparat keamanan, sesuai dengan rekomendasi dan hasil uji coba blasting sebelumnya.

Adapun berdasarkan hasil uji coba dan peninjauan pelaksanaan kegiatan, hasil
pengukuran kebisingan dan tingkat getaran berada dalam batas aman, di bawah ambang batas yang ditentukan dalam peraturan pemerintah yakni Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup no 48 tahun 1996 tentang Baku Tingkat kebisingan dan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup no. 49 tahun 1996 tentang Baku Tingkat Getaran.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan berbagai pihak selama proses konstruksi.

Perencanaan dan koordinasi menjadi hal yang selalu di ke depankan dalam proses pelaksanaan konstruksi untuk mencapai hasil yang maksimal.

Simak juga video 'Warga Jaksel Dihebohkan dengan Suara Dentuman Misterius!':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)