Dirut dan 13 Pegawai Terpapar COVID, PDAM Kota Bogor Ditutup Sementara

M Solihin - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 15:37 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Bogor -

Pelayanan di kantor PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di Jalan Siliwangi Kota Bogor ditutup sementara pasca Dirut dan 13 pegawainya dinyatakan positif COVID-19. Penutupan dilakukan selama 3 (tiga) hari mulai 18-21 Januari 2021.

Manager Humas dan Pelayanan Pelanggan Sonny Hendarwan mengatakan, Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan dinyatakan positif COVID-19 setelah melakukan swab antigen dan tes PCR pada Sabtu (16/1/2021). Saat ini, kata Sony, Rino melakukan isolasi mandiri di rumahnya karena tak bergejala.

Sony menjelaskan, penularan COVID-19 di kantor pelayanan PDAM Tirta Pakuan terjadi mulai awal Januari 2021. Saat itu, ada 3 pegawai yang dinyatakan positif COVID-19 dan kantor pelayanan PDAM Tirta Pakuan selama 3 hari.

Upaya tracing dilakukan pihak PDAM Tirta Pakuan bekerjasama dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor, dengan melakukan swab antigen terhadap seluruh karyawan pada 7-8 Januari. Dari hasil swab antigen, 10 karyawan dinyatakan reaktif dan dinyatakan positif COVID-19 setelah ditindaklanjuti dengan tes PCR.

"Mereka (10 karyawan positif COVID-19) menjalani isolasi mandiri atas permintaan sendiri karena tidak bergejala. Padahal manajemen telah menyediakan bangunan khusus untuk isolasi mandiri, dirawat di RS atau dirawat di BNN Lido," sebut Sonny.

"Jadi total ada 14 pegawai yang terpapar. Tapi yang tiga diawal sudah sembuh, dan sebetulnya sudah bisa masuk kerja minggu ini. Namun tetap kami berlakukan WFH untuk tiga hari ke depan, karena seluruh ruangan kami clean up. Harus bersih dari virus," kata Sonny menambahkan.

Meski demikian, lanjut Sonny, operator di Departemen Produksi dan Departemen Perawatan tetap berjalan karena berada di luar area kantor pusat. Untuk loket pembayaran, dimaksimalkan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor dan kantor pelayanan cabang di Jalan Pandu, Rancamaya, Kota Bogor.

"Jadi meski kantor pusat ditutup sementara, pelayanan masih tetap berjalan. Pelanggan masih dapat membayar atau menyampaikan komplain di kantor-kantor pelayanan itu," kata Sonny.

"Kami mohon doa dari masyarakat dan pelanggan untuk kesembuhan Pak Dirut (Rino Indira Gusniawan) dan teman-teman yang terpapar agar cepat pulih dan kembali beraktivitas," tambahnya.

(mud/mud)