Banjir Rendam Jalan Lintas Kecamatan dan Persawahan di Majalengka

Bima Bagaskara - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 14:08 WIB
Banjir menggenangi akses antar kecamatan di Majalengka
Banjir menggenangi akses antar kecamatan di Majalengka (Foto: Bima Bagaskara)
Majalengka -

Banjir kembali terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada Senin (18/1/2021). Kali ini banjir terjadi di Kecamatan Ligung dan berimbas pada terendamnya jalanan utama yang yang menghubungkan dua kecamatan.

Akibat genangan air setinggi 60 centimeter itu, kendaraan yang melintasi jalan raya Ligung menuju Kecamatan Jatiwangi maupun sebaliknya tersendat. Bahkan tidak sedikit kendaraan yang memutar balik karena khawatir kendaraannya mogok.

"Ga bisa lewat ini saya balik lagi takut mogok kalau nerobos," kata Jasmidi salah seorang pengendara sepeda motor saat diwawancarai detikcom.

Meski begitu banyak juga pengendara yang nekat menerobos genangan air. Banjir yang terjadi sejak Senin dinihari ini disebabkan oleh hujan deras yang mengakibatkan meluapnya sungai yang melintas di Kecamatan Ligung.

"Tanggal 17 Januari kemarin turun hujan deras mulai jam 6 sore sampai 3 pagi dan mengakibatkan beberapa titik di Kecamatan Ligung banjir dan yang parah itu jalan utama yang menuju Jatiwangi," kata Camat Ligung Dedi Supriadi.

Ia menyebutkan akibat banjir tersebut, arus lalulintas dari dan menuju Kecamatan Jatiwangi terhambat. "Sehingga mengakibatkan arus lalulintas dari Jatiwangi ke Ligung terhambat," tandasnya.

Selain jalanan, area persawahan di Kecamatan Ligung juga banyak yang terendam akibat banjir tersebut. Tercatat ada 320 hektare sawah yang terendam akibat banjir tersebut.

"Di Desa Leuweunghapit ada 70 hektare, Desa Ligung Lor 50 hektare dan Desa Ampel ada 200 hektare sawah yang terendam banjir," kata Dandim 0617 Majalengka Letkol Inf Andik Siswanto.

Selain itu banjir tersebut juga merendam 85 rumah warga di Desa Leuwinghapit dan Desa Ligung Lor. Andik juga telah meminta anggotanya untuk membantu warga yang terdampak banjir.

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap berbagai bencana alam di Kabupaten Majalengka, karena saat ini intensitas hujan masih tinggi," pungkasnya.

(mud/mud)