Bertambah 2, Nakes yang Gugur Akibat COVID-19 di Bogor Jadi 8 Orang

M Solihin - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 12:34 WIB
Doctors at work during crisis of virus outbreak. Healthcare in covid 19 acute medical crisis
Ilustrasi (Foto: Getty Images/HRAUN)
Bogor -

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin menyebut ada 2 tenaga kesehatan (nakes) yang meninggal karena terpapar COVID-19. Keduanya merupakan nakes yang bertugas di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di RSUD Leuwiliang dan Puskesmas Megamendung.

"Kabar duka menyelimuti Bumi Tegar Beriman. Hari ini, Minggu, 17 Januari 2021, 2 (dua) orang Pejuang Kesehatan Kabupaten Bogor, yaitu Perawat RSUD Leuwiliang dan TU Puskesmas Kecamatan Megamendung meninggal dunia karena tertular Covid-19," kata Ade dalam keterangannya yang diterima Senin (18/1/2021).

Dengan gugurnya dua nakes ini, Ade meminta masyarakat Kabupaten Bogor agar secara ketat menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk penghormatan kepada nakes yang siang dan malam berjuang melayani masyarakat yang terpapar COVID-19.

"Saya pun mengajak kepada seluruh masyarakat, untuk menunjukkan rasa simpati terhadap Tenaga Kesehatan yang tengah berjuang siang dan malam berjibaku bertarung melawan Covid-19 demi memberikan pelayanan terbaik kepada para pasien Covid-19," kata Ade.

"Ayo patuhi Protokol Kesehatan dengan menerapkan 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, Membatasi Mobilitas dan Interaksi)," tambahnya menegaskan.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Irwan Purnawan mengatanan hingga hari ini total ada 8 (delapan) nakes di Kabupaten Bogor yang meninggal karena terpapar COVID-19.

"Betul ada 2 nakes kita yang meninggal kemarin (Minggu, 17/1/2021). Total sudah ada 8 orang (nakes) yang meninggal di Kabupaten Bogor," kata Irwan, Senin (18/1/2021).

Delapan nakes yang meninggal di Kabupaten Bogor diantaranya yakni, Dokter di Puskesmas Leuwinutug Citeruep, Kepala Puskesmas Banjarsari Ciawi, perawat di RSUD Ciawi, perawat di Puskesmas Pasir Angin Cileungsi, perawat RS Sentra Medika Cibinong, perawat RSUD Leuwiliang, TU Puskesmas Megamendung.

(mud/mud)