Pemkot Bogor Targetkan Vaksinasi Corona Tahap Pertama Selesai 2 Pekan

M Solihin - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 15:20 WIB
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination.
Ilustrasi vaksin (Foto: iStock)
Bogor -

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, sebanyak 258 orang termasuk pejabat Forkopimda telah menjalani vaksinasi di hari pertama program vaksinasi COVID-19 di Kota Bogor, kemarin. Ratusan orang itu menjalani vaksinasi di 24 Fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) di Kota Bogor.

"Total yang sudah divaksinasi per Kamis (14/1/2021) hingga pukul 19:30 WIB sudah 258 orang. Vaksinasi dilakukan di 7 Puskesmas, 15 RS dan 2 klinik," kata Sri Nowo, Jumat (15/1/2021) siang.

Distribusi vaksin dari gudang farmasi Dinkes Kota Bogor, kata Sri, sampai saat ini masih dilakukan. Sedikitnya sudah 3.976 vaksin yang didistribusikan ke 47 fasyankes hingga Kamis (14/1/2021 sore. Sementara fasyankes yang melayani vaksinasi tahap pertama di Kota Bogor sebanyak 59 fasyankes.

"Update distribusi vaksin tanggal 14 januari 2021 sampai dengan jam 15.18 WIB. Jumlah vaksin yang sudah terdistribusi sebanyak 3.976 vial (43%) ke 47 fasyankes (94%)," sebut Sri Nowo.

Seperti diketahui, sebanyak 1.160 vaksin sinovac menjadi jatah Kota Bogor di tahap pertama. Dari 1.160 vakain yang terima, sebanyak 1.150 vaksin untuk tenaga kesehatan dan 10 vaksin untuk Forkopimda.

Seribuan vaksin tersebut akan disebar ke 59 fasyankes di Kota Bogor yang terdiri dari 25 Puskesmas, 21 rumahsakit dan 5 Puskesmas pembantu dan 8 klinik.

"Khusus Kota Bogor jumlah vaksin yang diterima pada tahap pertama yaitu dikhususkan dulu pada sasaran nakes, yang semula direncanakan selesai selama 1-2 bulan, kami Kota Bogor ingin mempercepat dan semoga selesai dalam 2 pekan," kata Sri nowo.

Sri Nowo menambahkan, sampai saat tidak ada laporan terkait dampak buruk akibat vaksinasi yang digelar Kamis (14/1/2021). Sri yang juga ikut divaksinasi mengaku tidak merasakan efek samping yang mengkhawatirkan.

"Gak ada efek apa-apa mas. Alhamdulillah biasa aja. Gak ada efek samping yang dikhawatirkan. Nggak ada demam, gak ada nyeri lokal, gak ada pegel-pegel, nggak ada ngantuk setelah vaksin," beber Sri Nowo kepada detikcom.

"Kemarin setelah vaksin saya lanjut supervisi pelaksanaan vaksin ke RS. Pulang dari kantor magrib, biasa tidur jam 22.00 WIB, tidur nyenyak. Bangun jam 03.30 WIB. Badan segar. Hari ini aktivitas spt biasa Jam 08.00 rapat BKAD, jam 09.00 rapat RS, jam 10.00 rapat Satgas Covid. InsyaAllah aman," kata Sri menambahkan.

(mud/mud)