Ini Reaksi Sekda Kota Bandung Usai Divaksinasi COVID-19

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 18:46 WIB
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination.
Ilustrasi (Foto: iStock)
Bandung -

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengikuti vaksinisasi bersama sejumlah pejabat publik, musisi dan influencer di RSKIA Bandung.

Ema mengatakan, tidak ada efek samping apapun setelah dirinya mengikuti vaksinisasi.

"Saya dengan para pimpinan di antaranya dengan Pak Kapolrestabes mengikuti vaksinisasi, alhamdulilah selama 30 menit sampai saat ini dan selamanya saya tidak merasakan ada hal apapun, tidak merasakan kekurangan apapun, suhu basan saya tetap normal, rasa pegal juga tidak terasa oleh saya dan tidak ada hal-hal lain berkurang setelah berkurang," kata Ema di RSKIA, Kamis (14/1/2021).

Kepada awak media, Ema juga menunjukkan sertifikat telah mengikuti vaksinisasi COVID-19. Menurutnya, ia harus mengikuti penyuntikan kedua yang akan digelar Tanggal 28 Januari mendatang.

"Sebagai bukti Alhamdulillah saya sudah punya sertifikat vaksin, dan di dalamnya sudah dinyatakan saya harus mengikuti dua kali, jadwalnya akan dilaksanakan Tanggal 28 di Bulan Januari Tahun 2021, insyaallah kalau bisa saya datang lagi ke tempat ini dengan kondisi yang lebih baik," ungkap Ema.

Dalam kick off penyuntikan vaksin COVID-19, baru 10 orang yang ikut dan untuk kepala dinas baru Kepala Dinas Kesehatan. Ema menyebut, untuk kepala dinas lainnya akan mengikuti di tahap selanjutnya.

Sebelum disuntik, Ema sempat dilakukan screening kesehatan dulu. Tidak memerlukan waktu banyak, Ema dinyatakan sehat.

"Pada saat akan divaksin, saya banyak ditanya, apakah punya penyakit ABCD, kemudian juga hipertensi, yang saya ketahui saya tidak ada seperti itu, artinya secara keseluruhan saya dinyatakan siap," tambahnya.

Setelah divaksinasi, Ema juga tak merasakan reaksi apa-apa."Reaksi saya tidak merasakan apa-apa, kalau disuntik wajarlah, namanya juga jarum masuk ada rasa sakit itu normal, rasa takut juga ada," paparnya.

Ema juga tidak ada ketakutan, setelah vaksinasi ini."Enggak insyaallah, saya percaya kan pak wakil sudah menyatakan dari segi keamanan BPOM sudah memberikan garansi dan juga dari aspek kehalalan sudah memberikan fatwa, saya percaya kepada para ahli," pungkasnya.

(wip/mud)