Momen Danlanud Sulaiman Divaksinasi COVID-19 Pertama di Kabupaten Bandung

Muhammad Iqbal - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 14:48 WIB
Momen Danlanud Sulaiman Kolonel Pnb Mohammad Nurdin divaksinasi pertema di Kabupaten Bandung
Momen Danlanud Sulaiman Kolonel Pnb Mohammad Nurdin divaksinasi pertema di Kabupaten Bandung (Foto: Muhammad Iqbal)
Bandung -

Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Mohammad Nurdin menjadi orang pertama di Kabupaten Bandung yang divaksinasi Sinovac. Ia menjadi salah satu dai 10 pejabat publik yang divaksinasi di Rumah Sakit Unggul Karsa Medika (UKM) Bandung, Kamis (14/1/2021).

Sebelum disuntik vaksin, ia mengikuti sejumlah prosedur yang harus dilalui. Pertama, ia melalui proses screening untuk mengecek kesehatannya.

Setelah dinyatakan sehat, ia pun diperbolehkan menerima vaksin. Ia bersama dengan Kepala Bappeda Kabupaten Bandung Cakra Amiyana menjadi orang pertama dan kedua yang disuntik vaksin. Mereka menjadi perwakilan dari Forkopimda Kabupaten Bandung.

Seorang perawat pun menyiapkan sejumlah alat sebelum memulai penyuntikan. "Tidak terasa apa apa, tahu tahu selesai," kata Nurdin usai disuntik vaksin di RS UKM, Margaasih, Kabupaten Bandung, Kamis (14/1/2021).

Ia bersyukur telah diberi kesempatan menerima vaksin tersebut. Ia mengaku, tidak merasakan sesuatu usai disuntik vaksin. Ia pun langsung diminta untuk berdiam diri di ruangan observasi untuk mengecek apabila terjadi efek samping atau KIPI.

"Alhamdulillah hari ini warga Kabupaten Bandung mendapatkan kesempatan vaksin COVID-19. Kebetulan pula, saya dengan Pak Cakra mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan vaksin melalui proses yang sudah dilalui," katanya.

Kemudian, selain dirinya, orang kedua penerima vaksin Kepala Bappeda Cakra Amiyana mengaku tidak merasakan efek samping dari vaksin tersebut. Ia pun melalui sejumlah prosedur yang sama seperti Danlanud Sulaiman.

"Terima kasih atas kesempatannya untuk divaksin setelah Pak Danlanud, saya dari Bappeda Kabupaten Bandung mendapat kesempatan dan allhamdulillah sebelum divaksin melakukan screening dulu," kata Cakra.

Ia pun meminta agar warga Kabupaten Bandung untuk mendaftarkan diri melalui aplikasi Pedulilindungi. Selain itu, ia pun meminta agar warga tidak perlu khawatir dengan vaksin Sinovac, karena telah dinyatakan aman dan halal.

"Jadi bapa ibu dan masyarakat tidak usah takut tenaga medis akan melakukan screening dulu, jika kita tidak memenuhi maka tidak akan divaksin. Dan alhamdulilah sudah selesai dan tidak ada sakit apa-apa," kata Cakra.

(mud/mud)