Ini Penyebab Serang dan Cilegon Jadi Zona Merah COVID-19

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 11:23 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Serang -

Kabupaten Serang dan Kota Cilegon dinyatakan menjadi zona merah Corona oleh Satgas COVID-19 Provinsi Banten pada Senin (12/1) kemarin. Perubahan zona ini disebabkan oleh munculnya klaster pasca liburan Natal dan tahun baru termasuk klaster keluarga.

"Klaster pasca liburan Nataru dan klaster keluarga," kata Jubir Satgas COVID-19 Ati Pramudji Hastuti melalui aplikasi pesan yang disampaikan ke wartawan di Serang, Selasa (12/1/2021).

Penambahan dua daerah itu menjadikan 4 kabupaten kota di Banten menjadi zona berbahaya. Padahal, beberapa pekan ke belakang, hanya Tangerang Raya di bagian utara Banten yang jadi langganan zona merah.

Jubir membeberkan data bahwa total se-Banten kasus positif sudah mencapai 21.620 pasien. Di seluruh daerah, jumlah pasien yang masih dirawat pun masih mencapai 3.267 orang. Khusus untuk Serang ada 429 dan Kota Cilegon 164 pasien masih mendapatkan perawatan intensif.

Pemprov Banten sendiri akan melakukan vaksinasi dimulai pada 14 Januari nanti. Tahap pertama Banten akan mendapatkan 86 ribu lebih vaksin. Pengiriman dari pemerintah pusat untuk tahap pertama baru 14 ribu vaksin untuk tenaga kesehatan.

Selain itu, proses vaksinasi akan dibantu oleh 5.697 vaksinator yang disebar di 245 puskesmas dan 107 rumah sakit. Tahap pertama vaksin dibantu oleh 1.594 vaksinator yang sebelumnya mendapatkan bimbingan dan pelatihan.

"Sebanyak 245 puskesmas dan 107 rumah sakit akan melaksanakan vaksinasi," jelas Ati.

(bri/mso)