Hari Pertama PPKM di Kota Bandung, Pelanggar Dihadiahi Masker

Wisma Putra - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 12:41 WIB
Petugas melakukan operasi pemberlakuan PPKM di Kota Bandung
Petugas melakukan operasi pemberlakuan PPKM di Kota Bandung (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Tim Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Gedebage, melakukan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) di hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Bandung. Pelanggar prokes dihadiahi masker.

Pantauan detikcom, Senin (11/1/2021) penegakan disiplin (prokes) ini dilakukan di perbatasan Kota Bandung dan Kabupaten Bandung tepatnya di Jembatan Drawati, Gedebage.

Pengendara dan warga yang tidak menggunakan masker, menjadi sasaran petugas. Warga tak bermasker dicatat identitasnya dan diberi masker. Bilamana orang bersangkutan kembali melanggar maka akan diberi denda oleh petugas.

Sejumlah pengendara dan warga yang melintas dan tidak menggunakan masker didata oleh petugas. Tak hanya itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengguna kendaraan umum agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

Camat Gedebage Jaenudin Sukma mengatakan, operasi yustisi ini digelar bersama petugas gabungan, kelurahan, kecamatan dan TNI-Polri.

"Ini kita operasi penegakan disiplin atau operasi yustisi dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam upaya pencegahan COVID-19 di Kecamatan Gedebage, dasarnya Impres dan Perwal," kata Jaenudin disela kegiatan.

Jaenudin mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan demi mencegah penyebaran COVID-19.

"Kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka pencegahan COVID-19, kolaborasi solid unsur kelurahan Kecamatan, Polsek dan koramil. Kegiatan ini dalam rangka mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjalankan disiplin protokol kesehatan satu di antaranya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," ungkapnya.

Jaenudin menyebut, warga tak bermasker didata, agar memberi efek jera.

"Mereka tak bermasker, karena salah satunya disiplin protokol kesehatan yakni harus bermasker," ujarnya.

Ia menyebut, kesadaran masyarakat meningkat. Namun, masih ada saja yang melanggar.

"Dari ke hari tingkat disiplin naik, terbukti hari ini saja sudah setengah jam baru beberapa orang, ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat membaik, tinggal sekarang gimana masyarakat berdisiplin agar dapat mencegah penyebaran COVID-19," tuturnya.

Ia mengimbau, agar warga tetap menjaga 3M dan 1T.

"Imbauan kita, tetap 3M dan 1T. Menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan senantiasa menghindari kerumunan karena ini langkah utama mencegah penyebaran COVID-19," pungkasnya.

(wip/mud)