Rusunawa Rancaekek Masih Terendam Banjir Akibat Tanggung Jebol

Muhammad Iqbal - detikNews
Minggu, 10 Jan 2021 13:02 WIB
Rusunawa Rancaekek Bandung masih terendam banjir
Rusunawa Rancaekek Bandung terendam banjir (Foto: Muhammad Iqbal)
Bandung - Sebuah tanggul selebar tiga meter jebol akibat arus deras Sungai Cimande. Akibatnya, kawasan Apartemen Transit Rusunawa Rancaekek, Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung terendam banjir setinggi 40 centimeter.

Seperti pantauan detikcom di lokasi jebolnya tanggul, nampak pagar pembatas rusunawa pun ikut hancur. Pembatas yang berdekatan dengan tanggul sungai terbuka dan mengakibatkan air dari Sungai Cimande terus masuk.

"Kurang lebih pada Sabtu (9/1) sekitar 15.50 WIB ada saluran tanggul yang jebol, dari Sungai Cimande," ujar Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jawa Barat Boy Iman Nugraha kepada detikcom, Minggu (10/1/2021).

Rusunawa Rancaekek tersebut merupakan milik pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ada sekitar 650 KK yang terdampak akibat banjir kali ini.

Meski demikian, hanya bangunan lantai satu dan jalan saja yang terendam oleh banjir. Sementara aktivitas kendaraan masih belum terlihat.

"Di sini ada 6 bangunan, dalam satu bangunan kurang lebih 90 KK per bangunan dan total ada 650 KK," kata Iman.

Saat ini, ketinggian air sekitar 20 hingga 40 centimeter. Ini merupakan banjir terparah yang terjadi di Rusunawa Rancaekek.

Sementara itu, kata Iman, sejumlah warga tengah melakukan gotong royong untuk menutup tanggul yang jebol. Selain itu, pihaknya pun menyiapkan pompa air agar banjir cepat menyusut.

"Kita sedang mengusahakan, ada kerja bakti dan bantuan dari Dinas Sumber Daya Air sedang membuat tanggul. Kita pun akan melakukan pemompaan bantuan dari BPBD dan bantuan provinsi," paparnya. (mud/mud)