Seorang Guru dan Murid Positif COVID-19, Sekolah Tatap Muka di Pangandaran Parsial

Faizal Amiruddin - detikNews
Sabtu, 09 Jan 2021 16:16 WIB
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata
Foto: Istimewa
Pangandaran -

Seorang guru dan seorang murid di Kabupaten Pangandaran terkonfirmasi positif COVID-19. Hal ini terungkap dari hasil tes swab acak terhadap 100 orang guru dan murid di Pangandaran yang dilakukan awal pekan ini.

Tes swab acak tersebut sengaja digelar sebagai bagian persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka. "Satu orang guru dan seorang murid positif Corona," kata Kepala Dinas Pendidikan Pangandaran Surman, Sabtu (9/1/2021).

Temuan tersebut, kata Surman, membuat pihaknya mempertimbangkan kembali rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sedianya hendak dimulai 11 Januari 2021.
"Kami akan konsultasi dulu ke pak Bupati, apakah KBM tatap muka bisa dilaksanakan atau tidak. Diketahui, hari pertama semester genap itu tanggal 11 Januari," kata Surman.

Namun sambil menunggu keputusan Bupati terkait hal tersebut Surman meminta kepada seluruh kepala sekolah dan orang tua murid untuk mempersiapkan terlebih dahulu soal protokol kesehatan.

"Kalau tidak ada izin, maka pembelajaran jarak jauh akan diterapkan, secara daring atau modul. Para guru juga kami imbau untuk meminimalisasi kerumunan di sekolah," tuturnya.

Dihubungi terpisah Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan pembelajaran tatap muka di Pangandaran tetap dilaksanakan pada 11 Januari 2021.

"Jadi kebijakannya begini. Kalau di suatu desa ada yang positif ya jangan dulu dibuka. Itu ada kan yang ditemukan guru dan murid positif. Nah di wilayah itu jangan dulu buka. Tapi kalau sekolah di daerah yang aman, tak ada kasus positif silahkan saja," kata Jeje.

Untuk sekolah dasar maka lingkupnya wilayah desa. Jika ada kasus positif, seluruh SD di wilayah desa itu harus tutup. Untuk SMP lingkupnya wilayah kecamatan.

Yang terpenting kata Jeje, sekolah harus disiplin menerapkan protokok kesehatan dan melakukan koordinasi dengan Satgas COVID-19. "Untuk detailnya hari Sabtu ini saya akan rapat dengan Disdik, Dinkes dan Satgas COViD-19, " kata Jeje.

(ern/ern)