Pengawasan Kegiatan Masyarakat di Bandung Diperketat 11-25 Januari

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 08 Jan 2021 19:20 WIB
Sekda Bandung Ema Sumarna.
Sekda Kota Bandung Ema Sumarna (Foto: Wisma Putra)
Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan melakukan pengetatan pengawasan aktivitas masyarakat di Kota Bandung dari Tanggal 11-25 Januari mendatang.

"Kita upayakan tidak ada lagi kerumunan, dalam level apapun. Petugas kita di lapangan akan jauh lebih banyak dan lebih intens," kata Sekda Kota Bandung Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Jumat (8/1/2021).

Meski demikian, pihaknya belum memutuskan menggunakan istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) atau apa, karena masih menunggu arahan dari Pemprov Jabar.

"Itu yang kita menunggu, makannya kita garis bawahi, baru wacana yang muncul, namanya nanti saya belum tahu, tapi tadi sudah muncul istilah PPKM. Tapi ini belum final," ujarnya.

Ema menyebut, pengetatan pengawasan kegiatan masyarakat itu akan digelar di tempat umum dan tempat usaha.

"Alun-alun, ruang publik, sarana umum, apapun bentuknya akan terus kita pantau. Pelanggar terhadap jam operasional akan kita tindak. Membandel, akan kita segel, kalau terus bisa dicabut izin usahanya," ungkapnya.

"Diperketat masyarakatnya," tambahnya.

Ema menekankan, jika ada pelaku usaha membandel, pihaknya tidak akan segan dan ada masyarakat berkerumun dibubarkan.

Selain itu, pihaknya juga masih menggunakan Perwal 73 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) diperketat.

"Kita menyesuaikan, sekarang sedang digodok provinsi dan kabupaten kota, kita tunggu nanti hari Senin. Kalau Sabtu Minggu gimana? Perwal 73 dan SE berjalan, diatur sampai Pukul 20.00 WIB, nanti untuk Senin tunggu Perwal baru yang sedang disesuaikan dengan provinsi," ujarnya.

"Kita harus in line kebijakan," pungkasnya. (wip/mud)