128 Nakes Direkrut Tangani Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kota Bogor

M Solihin - detikNews
Jumat, 08 Jan 2021 16:30 WIB
Pemkot Bogor rekrut ratusan nakes baru menangani pasien Covid-19
Wisma atlet Kota Bogor (Foto: M Solihin)
Bogor - Pemkot Bogor merekrut sebanyak 128 tenaga kesehatan (nakes) baru untuk ditempatkan di wisma atelit Kota Bogor yang dijadikan rumah sakit lapangan atau rumah sakit tambahan untuk merawat pasien positif COVID-19 di Kota Bogor.

Rumah sakit lapangan ini rencananya dioperasikan mulai 18 Januari 2021 mendatang.

"Nakes kita sudah selesai proses rekrutmen, ada 128 nakes yang sudah kita rekrut untuk rumah sakit lapangan ini," kata Wali Kota Bogor Bima Arya di GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jun'at (8/1/2021).

Ratusan nakes ini, sebagiannya diperbantukan dati RSUD Kota Bogor dan akan ditugaskan di rumah sakit lapangan yang berlokasi di wisma atelit GOR Pajajaran, Kota Bogor.

Bima menyebut, rumah sakit lapangan rencananya dioperasikan pada 18 Januari 2021. Pembangunan rumah sakit lapangan ini, kata Bima, difungsikan untuk merawat pasien-pasien positif COVID-19 dengan kondisi tertentu yang tidak tertampung di rumah sakit rujukan di Kota Bogor.

"Kita targetkan tanggal 18 (rumah sakit lapangan) sudah beroperasi, kalau bisa lebih awal lebih bagus. Karena kebutuhannya sangat tinggi. Nanti disini bisa menampung 68 tempat tidur, dengan peruntukan bagi pasien yang kategori hijau dan kuning," kata Bima Arya.

"Jadi yang tidak bisa ditampung di rumah sakit rujukan, diharapkan kesini, gitu," tambahnya.

Bima mengungkap, tingkat keterisian tempat tidur di ruang isolasi pada rumah sakit rujukan Covid di Kota Bogor, saat ini sudah mencapai 82,7 persen. Sehingga menurutnya, rumah sakit ini harus segera dioperasikan.

"Bed occuvancy kita sudah 82,7 persen, tapi untuk ratio-nya sudah hampir 100 persen, isolasinya sudah 82,7. Karena sudah sangat tinggi sekali, warga juga sudah banyak mengeluh karena kesulitan, nah karena itu kita kejar. (Rumah sakit lapangan) ini untuk yang hijau dan kuning tadi. Kemudian untuk orang tanpa gejala juga sedang kita siapkan satu lokasi," beber Bima. (mud/mud)