Round-Up

Sang Deklarator Tentara Allah di Bandung Barat 'Menghilang'

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 06 Jan 2021 10:54 WIB
Deklarasi Tentara Allah di Bandung Barat
Deklarasi jemaah Tentara Allah di Bandung Barat (Foto: tangkapan layar video viral)
Bandung Barat -

Sekelompok warga di Kampung Sasak Bubur, RT 04/03, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mendeklarasikan pembentukan Jundullah atau Tentara Allah. Sang deklarator, Erwan Sa'ad, kini 'menghilang' usai video deklarasi itu viral di media sosial. Polisi bergerak mencari keberadaan Erwan.

Deklarasi yang dibacakan oleh Erwan Sa'ad itu berbunyi 'Deklarasi Pembentukan Jundullah atau tentara Allah. Ketua RW 03 Sopiyandani mengaku sama sekali tak mengetahui ada kegiatan deklarasi pembentukan Tentara Allah yang dilakukan warga sekaligus jemaah masjid di wilayahnya.

"Jujur saya enggak tahu ada deklarasi semacam itu. Karena ya memang tidak ada pemberitahuan ke pengurus RT dan RW. Jadi kalau mau jelasnya deklarasi itu tujuannya apa, harus ke Ustad Erwan," ungkap Sopiyandani.

Supiyandani mengatakan Erwan Sa'ad yang memimpin deklarasi memang memiliki jemaah masjid di wilayahnya. Namun yang bersangkutan sendiri tidak berdomisili di Kampung Sasak Bubur. "Sebetulnya mereka ini ya jemaah masjid biasa, yang kegiatannya pengajian. Tapi memang kalau pengurus jarang komunikasi juga dengan mereka. Enggak aneh-aneh juga selama ini," katanya.

Diceritakan oleh jemaah masjid Allah Sawah Ade Ali Syarifudin, deklarasi pembentukan jemaah Tentara Allah itu dilakukan pada Jumat (1/1/2021) usai pelaksanaan salat Jumat di masjid setempat.

Usai pelaksanaan salat Jumat, Erwan yang oleh jemaah dipanggil sebagai ustaz meminta jemaah tak beranjak. Jemaah kemudian diperintahkan berdiri lalu berjejer di samping kiri dan kanan Erwan.

"Ternyata setelah berdiri semua, ustaz Sa'ad kemudian membuka kertas dan langsung deklarasi soal jemaah Jundullah. Semua kaget termasuk saya, bahkan ada yang minta penjelasan. Katanya nanti setelah deklarasi dijelaskan sama beliau," kata Ade.

Padahal saat khutbah Jumat, tak ada indikasi Erwan bakal melakukan deklarasi tersebut. Khutbah yang disampaikan pun tak ada yang menjurus ke ajakan mendeklarasikan sesuatu atau ajakan lainnya.

"Dia kan datangnya seminggu sekali, pas Salat Jumat. Nah saat khotbah kemarin pun tidak ada yang menjerumus ke deklarasi. Hanya membahas hadis soal semangat ibadah," ujar Ade.