Perayaaan Malam Tahun Baru Dilarang, Sampah di Kota Bandung Turun 5 Kali Lipat

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 02 Jan 2021 16:55 WIB
Suasana Alun-alun Bandung jelang tahun baru.
Alun-alun Bandung sepi saat malam pergantian tahun/Foto: Siti Fatimah
Bandung -

Larangan perayaan Tahun Baru 2021 berdampak pada berkurangnya volume sampah di Kota Bandung selepas malam pergantian tahun. Hal itu diakui Direktur PD Kebersihan Kota Bandung Gun Gun Saptari.

Menurutnya, di pusat Kota Bandung seperti Alun-alun, Jalan Asia Afrika dan sekitarnya yang biasa menjadi titik perayaan malam pergantian tahun, jumlah sampahnya berkurang hingga lima kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya, sampah yang berasal dari berkumpulnya warga, wisatawan dan pedagang yang merayakan tahun baru bisa mencapai 30 meter kubik, tetapi pada 1 Januari 2021 ini hanya ditemukan sampah sebanyak 6 meter kubik.

"Tahun ini turun drastis jadi hanya 6 meter kubik. Biasanya sampai 6 truk (pengangkut sampah), sekarang hanya 1 truk," ujar Gun Gun ketika dihubungi wartawan, Sabtu (2/1/2020). Sampah yang dihasilkan, katanya, merupakan jumlah yang normal di saat akhir pekan tanpa perayaan apa pun.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung melarang aktivitas perayaan tahun baru. Penutupan jalan pun dilakukan di sejumlah ruas di Kota Bandung yang kerap dilintasi warga untuk menuju titik keramaian.

"Jadinya kan tidak banyak orang keluar, secara umum orang di rumah saja. Jadi jumlah sampahnya sama seperti malam-malam Minggu normal," ungkapnya.

Secara umum, katanya, pelarangan perayaan tahun baru juga secara umum mengurangi jumlah sampah di area Bandung lainnya. Bahkan, jumlahnya pun berkurang 3,1% dari rata-rata sampah 1.300 ton per hari.

"Memang tidak banyak kelihatannya, tapi kalau dikalikan itu kan mencapai puluhan ton," katanya.

Simak juga video saat 'Alun-alun Bandung Dikosongkan, Tak Ada Perayaan Tahun Baru':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/ern)