Jelang Malam Pergantian Tahun, Alun-alun Bandung Dikosongkan

Siti Fatimah - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 20:24 WIB
Suasana Alun-alun Bandung jelang tahun baru.
Foto: Suasana Alun-alun Bandung jelang tahun baru (Siti Fatimah/detikcom).
Bandung -

Ada suasana berbeda di Alun-alun Kota Bandung jelang malam pergantian tahun. Kawasan pusat kota yang biasanya diramaikan oleh wisatawan, kini nampak sepi dari kendaraan maupun aktivitas masyarakat.

Pantauan detikcom di lapangan, dari Jalan Asia Afrika, Jalan Dalem Kaum, Jalan Braga hingga Alun-alun Kota Bandung sudah steril dari kegiatan masyarakat. Spot foto yang biasanya diisi wisatawan pun kini terlihat kosong tak digunakan.

Beberapa personel Polisi, TNI dan Satpol PP terlihat berjaga di persimpangan tiap-tiap jalan. Mobil Raisa dan motor patroli diterjunkan untuk memonitor jika suatu waktu terjadi keramaian yang mengakibatkan kerumunan massa.

Tak nampak aktivitas masyarakat baik dari pejalan kaki, pedagang kaki lima maupun cosplay berbagai karakter yang biasanya mejeng di trotoar Jalan Asia Afrika.

Kasat Sabhara Polrestabes Bandung AKBP Sutorih mengatakan awalnya dilakukan penutupan jalan di seluruh ring 1 hingga 3, kemudian dari pukul 17.00 WIB pihaknya melakukan tindakan preventif kepada warga yang berada di kawasan alun-alun agar meninggalkan tempat sebelum menjelang pergantian tahun.

"Kami diperintahkan Kapolrestabes Bandung untuk memberikan imbauan kepada warga masyatakat agar tidak terjadi kerumunan di sepanjang kota terutama kawasan Asia Afrika dan Alun-alun. Tujuannya untuk mengurangi penyebaran COVID-19," kata Sutorih saat ditemui detikcom di Puspom Alun-alun, Jalan Asia Afrika, Kamis (31/12/2020).

"Makanya dari jam 17.00 WIB tadi saya sudah berusaha selaku satgas untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terjadi kerumunan dan di Alun-alun Kota Bandung diharapkan tidak ada lagi perayaan menjelang akhir tahun," ucapnya menambahkan.

Tidak hanya menyasar pada masyarakat saja, Sutorih mengatakan, penutupan jalan serta pengosongan Jalan Asia Afrika dan sekitarnya juga berlaku bagi seluruh pedagang. "Semuanya karena sumber titik kumpul adalah pedagang makanya kami bekerja sama dengan TNI dan Satpol PP karena mereka punya tugas dan kewenangan masing-masing," ucapnya.

"Satpol PP punya kewenangan untuk menghimbau para PKL agar meninggalkan tempat ini. Dan kami untuk mengusir atau menghimbau kepada warga agar tidak terjadi kerumunan," tambah Sutorih.

Lebih lanjut, patroli siaga dengan penyekatan dan penutupan jalan ini akan berlangsung hingga dini hari sekitar pukul 02.00-03.00 WIB. "Akan berlangsung sampai pagi. Jadi tidak ada lagi jam 01.00 WIB jam 02.00 WIB mereka datang. Kita standby sampai Kota Bandung benar-benar aman dan kondusif," ujarnya.

Sutorih yang juga menjabat sebagai Kasatgas II Preventif tersebut juga mengimbau agar masyarakat berturut serta memerangi COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan seperti gunakan masker, hindari kerumunan dan sering mencuci tangan.

Dia pun mengimbau, agar masyarakat dapat merayakan tahun baru di rumah masing-masing bersama keluarga. "Silahkan dirayakan di rumah masing-masing dengan keluarga, anak dan istri dengan memperbanyak introspeksi, iktikaf, berdzikir kepada Allah agar tahun 2021 clear dari COVID-19," ujarnya.

(mso/mso)