Vaksinasi Corona di Banten Dimulai 22 Januari 2021

ADVERTISEMENT

Vaksinasi Corona di Banten Dimulai 22 Januari 2021

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 30 Des 2020 17:01 WIB
Meksiko telah memulai vaksinasi virus Corona untuk warga negaranya. Para petugas di garis depan penanggulangan COVID-19 jadi sasaran utama vaksinasi tersebut.
Vaksin Corona (Foto: AP Photo/Ginnette Riquelme)
Serang -

Vaksinasi Corona khusus untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan di Banten akan dimulai pada 22 Januari 2021. Vaksinasi gratis ini jadi tahap pertama sebelum diberikan kepada masyarakat umum.

Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji Hastuti menerangkan, tahap pertama vaksin diberikan untuk 43 ribu tenaga kesehatan. Vaksin dari pemerintah pusat ini akan datang ke Banten pada 31 Desember 2020 besok.

"Tahap satu untuk tenaga kesehatan di Banten ada 43 ribu tenaga kesehatan yang akan dimulai vaksinasi serentak tanggal 22 Januari," kata Ati kepada wartawan di Serang, Banten, Rabu (30/12/2020).

Ati menegaskan bahwa vaksinasi ini gratis diberikan oleh pemerintah pusat. Hasil penerimaan vaksin di Banten juga dilakukan berdasarkan rapat bersama dinas kesehatan se Indonesia bersama Kementerian Kesehatan belum lama ini.

Ia melanjutkan, vaksinasi tahap ini dilakukan di seluruh rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sedangkan tahap kedua diberikan untuk 250 ribu orang yang akan diberikan petugas pelayanan publik dan mereka yang menerima peserta BPJS JKN .

"Siapa-siapa yang melayani publik, dia diprioritaskan dahulu," ujarnya.

Khusus untuk vaksinasi ke peserta BPJS JKN, di Banten sendiri ada 3 juta peserta. Diperkirakan, vaksin tidak diberikan ke peserta ibu hamil, anak-anak dan pasien comorbid. Vaksinasi ini diberikan bertahap setelah diberikan ke tenaga kesehatan dan petugas pelayan publik.

"Dari 3 juta pasien JKN akan divaksinasi gratis 1,5 juta," ujarnya.

Kadinkes melanjutkan, ada sekira 4 juta penduduk di luar peserta BPJS JKN yang akan divaksin di tahap selanjutnya. Pemerintah pusat katanya akan menyiapkan aplikasi dan disimulasikan pada Januari untuk setiap penerima vaksin.

"Jadi walaupun penduduk Banten 12 juta, di situ ada anak-anak, jangka pendek 2021 nggak dipakai (divaksin) karena uji klinisnya belum sampai tahap anak-anak dan usia tua," pungkasnya.

(bri/mud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT