Polda Jabar Bongkar Sindikat Perakit Senpi Laras Panjang di Ciamis

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 30 Des 2020 10:32 WIB
Senpi Laras Panjang di Ciamis
Sindikat perakit senpi ilegal yang ditangkap tim Resmob Ditreskrimum Polda Jabar. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung -

Polda Jabar membongkar 'pabrik' perakitan senjata api (senpi) laras panjang ilegal. Enam pelaku ditangkap berkaitan kasus tersebut.

Sindikat itu masing-masing inisial DRJ, ASU, IN, SU, DS dan SE. Semua lelaki itu ditangkap tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar di lokasi 'pabrik' senpi, Desa Sukajadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Rabu (23/12).

"Kebetulan Direktorat Reserse Kriminal Umum melakukan penyelidikan dan mana penyelidikan itu dalam rangka memberikan rasa aman, tentram bagi masyarakat yang melaksanakan natal. Dari penyelidikan tersebut, Polda Jabar mengungkap kasus kepemilikan senjata api dan memperdagangkan senjata api," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (30/12/2020).

Senpi Laras Panjang di CiamisPolda Jabar mengungkap kasus perakitan senpi laras panjang ilegal. Enam pelaku ditangkap berkaitan kasus tersebut. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)

Erdi mengatakan keenamnya memiliki peran penting dalam 'pabrik' pembuatan senpi tersebut. Peran mereka mulai dari perakit hingga pembeli. Para pelaku sudah melakoni aksinya sejak 2019. Adapun senjata yang dijual dan diproduksi berjenis laras panjang.

"Sementara motifnya karena ekonomi. Dijual berkisar Rp 5-15 juta," tutur Erdi.

Polisi menjerat DRJ, SU, DS dan SE dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api. Sedangkan ASU dan IN dikenakan Pasal 55 dan 56 KUHPidana.

"Ancaman hukumannya hukuman mati atau penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun," kata Erdi.

(dir/bbn)