Buru Pemangsa Kambing di Kuningan, Petugas Tembak Mati 6 Anjing Liar

Bima Bagaskara - detikNews
Senin, 28 Des 2020 10:49 WIB
Berburu pemangsan hewan ternak, petugas gabungan menembak mati anjing liar
Berburu pemangsa hewan ternak, petugas gabungan menembak mati anjing liar (Foto: Bima Bagaskara)
Kuningan -

Hewan misterius yang mengakibatkan matinya puluhan kambing di tiga desa yakni Desa Cipondok, Ciangir dan Sukaharja Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan diburu petugas gabungan.

Proses perburuan yang dilakukan selama dua hari mulai Sabtu dan Minggu kemarin itu melibatkan personel TNI Polri, BPBD dan Perbakin (Persatuan Penembak Indonesia) serta dibantu sejumlah warga.

Dengan menggunakan senjata laras panjang dan peralatan lainnya, menyisir area sawah dan perbuktian yang ada disekitar lokasi tiga desa tersebut. Hasilnya 6 anjing liar yang diduga kuat menjadi dalang matinya puluhan kambing berhasil ditembak.

"Hasil perburuan selama dua hari Sabtu dan Minggu ada 6 ajag atau anjing liar yang ditembak mati oleh petugas gabungan. Ajag itu diduga kuat yang memangsa kambing warga," kata Kapolsek Cibingbin Iptu Asep Saleh saat dihubungi melalui pesan singkat Senin (28/12/2020).

Menurutnya selama proses perburuan anjing liar itu petugas mengalami sejumlah kendala seperti cuaca yang tak mendukung serta masih ditemukannya warga yang berada di area perburuan.

"Padahal sebelum perburuan warga sudah diinfokan untuk tidak dulu ke sawah atau masuk ke area perburuan. Tapi tim di lapangan masih ketemu warga sehingga menghambat proses perburuan," ungkapnya.

Asep juga mengatakan 6 ekor anjing liar yang ditembak mati petugas memiliki ciri-ciri yang hampir mirip dengan jejak-jejak yang ada di kandang kambing.

"Ciri-cirinya mirip dengan yang membekas di kandang, ukuran kakinya. Hari ini perburuan dilanjut, tapi dari Perbakin tidak ikut. Saya yang pimpin perburuan hari ini," lanjut Asep.

Seperti diketahui warga Kabupaten Kuningan sempat digegerkan dengan matinya puluhan kambing di tiga desa itu yakni Desa Cipondok, Ciangir dan Sukaharja secara misterius.

Dalam kurun waktu 20 hari total ada 72 kambing yang ditemukan mati misterius dengan kondisi tubuh yang utuh nyaris tanpa luka. Kambing-kambing itu diketahui hanya diisap darahnya saja oleh hewan pemangsanya.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan kepolisian dan Dinas Perikanan dan Peternakan, anjing liar diduga kuat jadi dalang matinya puluhan kambing tersebut. Hal itu diperkuat dari adanya jejak kaki menyerupai anjing yang membekas di kandang kambing warga.

Simak video 'Harimau Pemangsa 7 Ternak Kena Jerat di Padang Pariaman':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)