Kasus COVID-19 Masih Tinggi, Walkot Cirebon Larang Perayaan Tahun Baru

Sudirman Wamad - detikNews
Jumat, 18 Des 2020 17:56 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Cirebon -

Pemkot Cirebon menerbitkan surat edaran (SE) wali kota tentang pembatasan aktivitas saat pergantian malam tahun nanti. Pemkot melarang adanya aktivitas perayaan tahun baru.

SE Wali Kota Cirebon bernomor 443/89-Adm.Pem.Um itu berisi tentang empat poin pembatasan aktivitas masyarakat saat pergantian tahun. Pertama melarang segala bentuk aktivitas perayaan tahun baru 202, baik di tempat tertutup maupun terbuka. Kedua pembatasan kegiatan usaha dan jasa hingga pukul 22.00 WIB. Ketiga membatasi aktivitas masyarakat hingga pukul 22.00 WIB. Dan, keempat tentang sejumlah aktivitas yang dikecualikan terkena pembatasan, seperti pelayanan kesehatan, perbankan, keamanan dan lainnya.

Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis menjelaskan terbitnya SE tersebut dikarenakan kasus COVID-19 masih tinggi. Bahkan, ia memprediksi akan terjadi peningkatan.

"Tadinya, Pemkot Cirebon memprediksi di Desember 2020 ini jumlah warga Kota Cirebon yang terpapar COVID-19 sekitar 1.500. Namun sekarang sudah terlampaui," kata Azis dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (18/12/2020).

Kondisi demikian, lanjut Azis, pemkot perlu mengambil kebijakan yang dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Perayaan Natal dan tahun baru berpotensi menimbulkan munculnya klaster baru.

"Sesuai dengan keputusan Pak Gubernur. Maka Pemkot Cirebon melarang semua kegiatan perayaan malam tahun baru. Kami harap perayaan tahun baru dilakukan di rumah masing-masing," kata politikus Partai Demokrat itu.

Azis menambahkan untuk pelaksanaan ibadah saat Natal tetap diizinkan. Namun, pemkot membatasi jumlah jemaat yang beribadah langsung ke gereja.

"Untuk ibadah di gereja dibatasi, misalnya 50 persen dari kapasitas yang ada dan sisanya bisa mengikuti secara virtual," kata Azis.

Sementara itu, dikutip dari laman covid19.cirebonkota.go.id hingga Jumat (18/12/2020), menyebutkan total pasien positif COVID-19 di Kota Cirebon mencapai 1.740 kasus. Sebanyak 164 pasien masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri, 69 pasien meninggal, dan 1.507 berhasil sembuh.

(mud/mud)