Jelang Pilbup Tasik, 245 Petugas KPPS dan Linmas Reaktif COVID-19

Deden Rahadian - detikNews
Selasa, 08 Des 2020 12:57 WIB
Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Foto: Ilustrasi (Andhika Akbaransyah)
Tasikmalaya -

Sehari jelang pemungutan suara, KPU Kabupaten Tasikmalaya menonaktifkan 220 orang petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dan 25 Anggota Linmas yang bertugas di TPS karena dinyatakan reaktif COVID-19. Sebanyak 25 orang anggota Linmas akhirnya diganti. Sementara, 220 orang anggota KPPS terpaksa dinonaktifkan.

"Benar ada 220 orang anggota KPPS dan 25 orang anggota Linmas reaktif rapid test. Sudah dilakukan swab tapi hasilnya belum keluar. Karena waktu mepet maka kami putuskan di nonaktifkan," ucap Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Istianah, Selasa (8/12/2020).

Ia mengungkapkan 245 petugas KPPS dan Linmas yang dinyatakan reaktif COVID-19 itu tersebar di 37 kecamatan dari total 39 kecamatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

Penyelenggara yang reaktif paling tinggi berada di Kecamatan Cikalong, mencapai 65 orang. Sementara di Kecamatan Culamega dan Cipatujah, tidak ada satu pun yang reaktif. Semuanya sudah diswab secara massal.

"Kalau anggota KPPS yang diganti ada di dua TPS di Kecamatan Cibalong. Penyebabnya satu TPS lima orang reaktif jadi harus ganti," kata Istianah.

"Untuk penggantinya, kita ambil dari sisa pendaftar. Kalau tidak ada, kita bekerja sama dengan lembaga pendidikan, untuk meminta rekomendasi. Calon pengganti dirapid test dulu dan kalau non reaktif, boleh bertugas," lanjut Istianah.

Dia menambahkan, petugas KPPS yang reaktif berdasarkan rapid test hanya satu sampai dua orang per TPS. Sehingga kalaupun tidak mendapatkan pengganti, TPS tetap dapat melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara.

"Di TPS itu memang kekurangan orang. Namun sesuai dengan regulasi bahwa TPS masih bisa melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara walaupun dengan lima orang petugas. Jangan kurang," ujarnya.

(mso/mso)