Milenial Sukabumi Tolak Hoaks dan Politik Uang Jelang Pencoblosan

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 10:33 WIB
Pendiri GMS Fikri Abdul Azis.
Foto: Pendiri GMS Fikri Abdul Azis (Istimewa).
Sukabumi -

Menjelang pencoblosan, milenial Sukabumi yang tergabung dalam Gerakan Milenial Sukabumi (GMS) mengajak masyarakat untuk menolak berbagai macam hoaks dan politik uang yang mungkin saja terjadi hari pencoblosan di Pilbup Sukabumi 2020.

Relawan pendukung pasangan Marwan Hamami-Iyos Somantri itu mengatakan politik uang dan hoaks biasa terjadi menjelang pencoblosan. Fikri Abdul Aziz, Founder GMS menyebut kedua hal itu adalah cara-cara kotor yang tidak layak ditiru khususnya untuk kalangan milenial.

"Sikap GMS dengan tegas menolak hoaks dan politik uang, saat ini itu yang kami suarakan ke masyarakat. Kami sebagai generasi milenial tidak mau politik untuk pemilihan pemimpin dikotori oleh hal-hal yang kami anggap tidak mencerdaskan tersebut," kata Fikri, Jumat (4/12/2020).

Sebagai inisiator sekaligus pendiri GMS, Fikri mengimbau kepada seluruh relawan untuk tidak mudah termakan isu hoaks. Menurutnya saat ini yang terpenting adalah tetap fokus lanjutkan kebaikan dan memenangkan pasangan Marwan-Iyos dengan cara yang santun dan baik.

"Dengan cara yang baik, tentu kita lanjutkan kebaikan, karena di masa Pilkada ini selain Bawaslu tentunya ada Allah SWT yang selalu mengawasi kita setiap detiknya, maka dari itu kita fokus berdo'a dan bekerja untuk memenangkan Marwan Iyos dalam Pilkada Sukabumi ini," ungkapnya.

Menurut advokat yang berkiprah di Ibu Kota Jakarta itu Pilkada jangan diwarnai dengan menebar kebencian. Tidak ada sesuatu yang positif krtika lahir dari kebencian dan kedengkian.

"Gerakan kami adalah gerakan kecerdasan emosional, kecerdasan nalar dan kecerdasan Intelegensi. Mari edukasi warga masyarakat Sukabumi dengan politik baik dan benar agar kebaikan-kebaikannya bisa dirasakan oleh generasi kita kelak, lanjutkam kebaikan Marwan Iyos adalah sesuatu yang lahir dari kecerdasan kesadaran untuk membangun Sukabumi dengan lebih baik," jelasnya.

Ditegaskan Fikri, pasangan yang dia usung berstatus petahana. Maka menurutnya tidak aneh ketika banyak hoaks dan tudingan tidak baik diarahkan ke usungannya tersebut.

"Apapun yang di lemparkan isu negatif ke pasangan Marwan Iyos itu adalah semata-mata ujian politik kita. Hadapi dengan senyum, dan mari berdo'a semoga semuanya jadi lebih baik dan manfaat sebagai umat manusia untuk melanjutkan kebaikan, dan memang layak kebaikan Marwan Iyos pasangan no urut 02 dalam Pilkada Sukabumi untuk kita dukung dan menangkan," ujarnya.

(sya/mso)