Lonjakan Pasien COVID-19 di Cirebon dalam Sepekan Capai 339 Kasus

Sudirman Wamad - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 17:00 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Cirebon -

Kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, melonjak selama sepakan terakhir. Dari Senin (23/11/2020) hingga hari ini (30/11/2020), Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan penambahan sebanyak 339 pasien positif COVID-19.

Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon merilis pada Senin (23/11) lalu total penambahan kasus pasien positif COVID-19 mencapai 78 kasus. Keesokan harinya, pasien positif COVID-19 juga melonjak hingga 81 kasus. Lonjakan tersebut merupakan tertinggi selama sepekan.

"Penambahan kasus pada Rabu (25/11) mencapai 60 pasien. Kemudian Kamis (26/11) mencapai 21 pasien," kata Nanan dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (30/11/2020).

Lebih lanjut, Nanan menyebutkan pada Jumat (27/11) dan Sabtu (28/11) kemarin secara berturut-turut penambahan 26 pasien. Kemudian kemarin, Minggu (29/11) penambahan pasien mencapai 47 kasus. Totalnya penambahan pasien positif COVID-19 di Cirebon selama sepekan mencapai 339 kasus.

Sekadar diketahui, dari data yang dirilis Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon menyebutkan total pasien positif COVID-19 mencapai 2.276 kasus, 666 pasien masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri. Sebanyak 1.466 pasien berhasil sembuh. Dan, sebanyak 144 pasien meninggal dunia.

Sebelumnya, untuk mengantisipasi penangangan lonjakan pasien positif, Pemkab Cirebon berencana menyulap Stadion Watubelah menjadi tempat isolasi pasien positif COVID-19. Hal tersebut untuk mengantisipasi lonjakan pasien positif COVID-19 yang harus mendapat perawatan medis.

"Ini salah satu antisipasi agar tetap memberikan pelayanan kesehatan, terutama yang terkonfirmasi positif COVID-19," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno dalam keterangan yang diterima detikcom, Kamis (26/11/2020).

Rahmat mengatakan pihaknya bekerja sama dengan RSUD Arjawinangun untuk mengelola Stadion Watubelah sebagai tempat isolasi pasien COVID-19. Rahmat mengaku tengah mengkaji terlebih dahulu kebutuhan yang diperlukan.

(mud/mud)