Selidiki Kasus RS UMMI, Polisi Panggil Dirut dan Menantu Habib Rizieq

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 12:50 WIB
RS UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat
RS UMMI Bogor (Foto: M Sholihin/detikcom)
Bandung -

Polisi mulai menyelidiki laporan polisi berkaitan RS UMMI terkait dugaan penghalangan kepada pihak Satgas COVID-19 Bogor. Polisi pun memanggil 10 saksi, termasuk Direktur Utama (Dirut) RS UMMI Andi Tata dan menantu Habib Rizieq Syihab.

"Satu menantu MR alias HMR, kemudian dua dari MER-C yang katanya melakukan swab dan tujuh dari rumah sakit," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes CH Patoppoi di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (30/11/2020).

Ketujuh orang dari RS UMMI tersebut yang dipanggil mulai dari direktur hingga perawat. Pemanggilan ini dalam kapasitas klarifikasi atas laporan polisi bernomor LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA. Dalam laporan tersebut terlapor disebutkan merupakan Dirut RS UMMI Andi Tatat.

"Kita secepatnya penyelidikan, setelah selesai akan ditingkatkan melalui mekanisme gelar apakah bisa ditingkatkan. Kita mencari tadi barang siapa," kata Patoppoi.

Undangan klarifikasi ini dilayangkan sejak Sabtu lalu. Mereka diundang untuk datang ke Mapolresta Bogor hari ini.

"Yang sepuluh (orang) Sabtu sudah diundang klarifikasi hari ini. Kita harap kooperatif. Kita ingin secepatnya sama-sama mengetahui siapa yang bertanggung jawab," ujar Patoppoi.

Tonton video 'Lika-Liku Swab-Pulang Sendiri Habib Rizieq':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2