Kasus Melonjak, Ruang Isolasi Pasien COVID-19 di Kota Cirebon Penuh

Sudirman Wamad - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 15:24 WIB
Ciputra Hospital menyiapkan sedikitnya 210 Bed isolasi untuk pasien COVID-19 yang berlokasi di Ciputra Hospital Citra Garden City, Jakarta. Ini potretnya.
Ilustrasi (Foto: dok. Ciputra Group)
Cirebon -

Kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Cirebon, Jawa Barat, meningkat. Sampai hari ini total pasien positif COVID-19 di Kota Cirebon mencapai 924 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon Edy Sugiarto mengatakan dua hotel yang dijadikan tempat isolasi masih penuh. Tak hanya itu kantor eks BKKBN juga terisi penuh.

"Semua tempat isolasi mandiri full. Kalau untuk antreannya sampai 102 pasien. Jadi pasien masih mengantre," kata Edy dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (27/11/2020).

Edy mengaku telah menambah kapasitas tempat tidur di rumah sakit yang menangani pasien COVID-19. "Di Rumah Sakit Ciremai ada 74 tempat tidur untuk dijadikan tempat isolasi, dan terisi full. kemudian, RSD Gunung Jati ada 71 tempat tidur, full juga. Selain itu, di RS Sumber Kasih ada 17 tempat tidur, full juga. Terakhir, ada RS Putera Bahagia dan RS Pelabuhan, semuanya full," kata Edy.

Edy tak menampik saat ini tempat Isolasi pasien positif COVID-19 tak mampu menampung lonjakan. "Jadi statusnya warning, atau hampir lumpuh. Karena fasilitas kesehatan sudah tidak bisa menampung yang terkonfirmasi positif dengan gejala. Termasuk juga yang tanpa gejala," kata Edy.

Edy menambahkan untuk rumah sakit pemerintah harus memiliki skenario agar bisa dijadikan untuk rumah sakit khusus COVID-19. "Ini tidak ada pilihan lain," kata Edy menambahkan.

Sekadar diketahui, dari total 924 pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19, 486 pasien di antaranya masih menjalani isolasi. Sebanyak 388 pasien berhasil sembuh. Dan, 50 pasien meninggal dunia.

(mud/mud)