Dinas Pariwisata Kuningan Dukung Rencana Pemangkasan Libur Akhir Tahun

Bima Bagaskara - detikNews
Kamis, 26 Nov 2020 13:38 WIB
Destinasi wisata di Kuningan dikunjungi puluhan ribu wisatawan
Salah satu destinasi wisata di Kuningan (Foto: Bima Bagaskara)
Kuningan -

Pemerintah berencana akan memangkas jatah libur cuti bersama akhir tahun 2020 untuk mencegah COVID-19. Padahal momen libur 11 hari itu sangat dinanti oleh banyak pihak, terutama para pengelola tempat wisata.

Ani Nurhayati Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata Disporapar Kabupaten Kuningan mengatakan pemangkasan libur akhir tahun sangat berdampak pada sektor pariwisata di Kabupaten Kuningan.

"Tentu akan berpengaruh dan berdampak karena libur akhir tahun para pengusaha di sektor wisata kita sangat menanti sekali. Pastinya jika dipangkas hari liburnya jumlah wisatawan akan menurun," kata Ani kepada detikcom Kamis (26/11/2020).

Meski begitu Ani mengaku tetap mendukung semua kebijakan pemerintah terkait dengan pencegahan COVID-19.

"Kita harus mengikuti kebijakan pemerintah pusat, mereka mengeluarkan kebijakan berdasarkan analisis dan kajian. Jadi kami pemerintah daerah tetap mendukung apapun kebijakan pemerintah pusat," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan jika target wisatawan yang datang ke Kabupaten Kuningan tahun 2020 ini kemungkinan besar tidak tercapai. Dari target minimal 3 juta wisatawan, hingga bulan Agustus kemarin wisatawan yang datang ke Kabupaten Kuningan kurang dari 2 juta wisatawan.

"Kalau kita tahun lalu tiga juta wisatawan, tapi tahun ini karena COVID-19 sampai bulan Agustus kemarin masih kurang dari dua juta wisatawan. Kemungkinan tidak bisa mencapai target sama seperti tahun lalu," tandas Ani.

Sementara itu Adam Firdaus pengelola objek wisata Waduk Darma menambahkan, sangat menyayangkan jika libur cuti bersama akhir tahun dipangkas. Padahal libur akhir tahun kata dia menjadi momen pengganti libur Idul Fitri.

"Kalo secara pribadi sih rencana pemangkasan libur akhir tahun ini sangat disayangkan karena ini momentum pengganti libur dari Idul Fitri kemarin bagi para pengusaha dan pelaku wisata," kata Adam saat dihubungi melalui pesan singkat.

Menurutnya jika libur cuti bersama akhir tahun benar-benar dipangkas, dipastikan wisatawan yang datang ke Waduk Darma akan semakin berkurang.

"Pastinya yang awalnya diharapkan dapat menikmati momentum ramai pastinya akan berkurang. Terlebih saat ini jumlah wisatawan yang datang tidak menentu karena COVID-19," ungkapnya.

Meski begitu, hal yang sama juga dikatakan Adam yang akan menerima apapun keputusan pemerintah demi mencegah penyebaran COVID-19.

"Jika memang itu sudah keputusan dari pemerintah saya menerima dan akan mengikuti arahan, semoga itu adalah solusi terbaik untuk semua," pungkansya.
Attachments area

Tonton video 'Libur Akhir Tahun Dapat Terlaksana dengan Catatan Berikut':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)