Data Jawa Barat

UMK Banjar Terendah di Jabar, Berapa Pengeluaran Rata-rata Penduduknya?

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 26 Nov 2020 11:59 WIB
Ilustrasi THR
Ilustrasi (Foto: Muhammad Ridho/detikcom)
Bandung -

Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Banjar merupakan yang paling kecil di antara 27 kabupaten/kota yang berada di Jawa Barat. Setelah disahkan pada 21 November lalu, UMK 2021 di Kota Banjar sebesar Rp 1.831.884,83 atau kurang dari dua juta rupiah.

Lalu seberapa besar rata-rata pengeluaran bulanan per kapitanya? Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjar merilis dalam buku elektronik (e-book) Kota Banjar dalam Angka 2020, rata-rata pengeluaran perkapita sebulan penduduk Kota Banjar cukup besar, mencapai Rp 977 ribu pada 2019 lalu. Pengeluaran tersebut digunakan untuk pemenuhan kebutuhan makanan dan non-makanan.

"Dilihat dari pembagiannya, rata-rata pembagian untuk makanan lebih besar dibandingkan pengeluaran untuk non-makanan. Persentase pengeluaran makanan mencapai 56 persen dan non makanan sebesar 44 persen," dikutip detikcom dari e-book tersebut, Kamis (26/11).

Persentase pengeluaran tersebut, berbeda dengan pengeluaran perkapita rata-rata di kota/kabupaten lainnya, yang lebih banyak dialokasikan untuk pengeluaran non-makanan. Sementara itu, pengeluaran terbesar dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan tempat tinggal yang mencapai 22 persen dari total pengeluaran.

"Kemudian disusul untuk pengeluaran makanan dan minuman, jadi sebesar 18 persen, aneka jasa 10 persen, rokok sebesar 9 persen, kebutuhan pokok jenis padi-padian 7 persen dan barang tahan lama sebesar 4 persen," tulis BPS Kota Banjar.

Rinciannya untuk alokasi makanan sebesar Rp 548.117 dan jumlah kebutuhan non makanan sebesar Rp 428.476. Berdasarkan pengelompokan besaran pengeluaran, mayoritas penduduk Kota Banjar berada pada kelompok pengeluaran Rp 500.000 - Rp 999.000, sementara kelompok teratas dengan pengeluaran per kapita melebih Rp 1,5 juta sebulan sebanyak 15 persen.

Seperti diketahui pengeluaran rata-rata per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan baik yang berasal dari pembelian, pemberian, maupun produksi sendiri dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga dalam rumah tangga tersebut.

(yum/bbn)