Ridwan Kamil Cerita soal Acara HRS Berujung Pencopotan Kapolda Jabar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 17 Nov 2020 20:11 WIB
Ridwan Kamil minta buruh terima keputusan pemerintah terkait Omnibus Law Ciptaker
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Luthfiana Awaluddin/detikcom)
Bandung -

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengungkap kronologi acara di Megamendung, Kabupaten Bogor, yang dihadiri Habib Rizieq Syihab. Kegiatan itu menimbulkan kerumunan hingga berbuntut panjang dengan pencopotan Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi.

Emil, sapaan akrabnya, menjelaskan izin acara tersebut berada di kepala daerah setempat atau bupati Bogor. "Izin acara itu diskresi boleh tidaknya bukan wilayah gubernur, karena provinsi di republik ini di luar Jakarta punya hirarki pemerintahan yang namanya bupati dan wali kota terpilih. Maka setiap ada hal teknis diskresinya ada di wali kota dan bupati," ucap Emil usai rapat koordinasi di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Selasa (17/11/2020).

Menurut Emil, pihak Pemkab Bogor tidak memberikan izin terselenggaranya kegiatan tersebut. Bahkan aparat setempat sudah mengingatkan bila acara jadi digelar, tidak mengundang massa banyak di tengah pandemi Corona atau COVID-19.

"Namun keesokan harinya karena suasana, terjadi euforia, seperti halnya demonstrasi yang kadang jumlahnya keburu membesar. Itu terjadi dua pilihan, menegakkan secara represif atau melakukan pendekatan humanis dengan memantau dan mengawal jangan sampai ada hal-hal yang merugikan secara publik," tutur Emil.

Emil mengatakan saat kondisi itu aparat mengambil keputusan bersikap humanis. "Nah di lapangan itulah dengan kondisi massa yang sudah begitu besar, seperti demonstrasi juga, maka aparat mengambil keputusan humanis, yaitu mengimbau sambil mengawal. Walaupun keputusan ini akhirnya memberikan konsekuensi dinamika di kepolisian di mana sahabat kami Pak Kapolda Pak Rudy tentu terjadi pergeseran," ujar Emil.

Sekadar diketahui, pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab mengunjungi Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/11). Para santri antusiasme menyambut kedatangan Rizieq.

Dalam kegiatan itu terjadi kerumunan massa. Sebagian mereka ada yang tak mengenakan masker.

Acara tersebut berbuntut panjang. Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi dicopot dan digantikan Irjen Ahmad Dofiri. Rudy dianggap lalai menerapkan protokol kesehatan.

(dir/bbn)