Kerinduan Akbar yang Viral Ngaji di Trotoar Terhadap Ibunya

Hakim Ghani - detikNews
Minggu, 15 Nov 2020 08:58 WIB
Akbar menjadi pemulung agar bisa menemukan ibu yang meninggalkannya saat kecil
Akbar dan kakaknya Oleh (Foto: Istimewa)
Garut -

Muhammad Gifari Akbar (16), pemulung yang viral karena mengaji Al-Qur'an di trotoar jalan kini diangkat anak oleh ulama Syekh Ali Jaber. Ada tujuan lain di balik aksi Akbar menjadi pemulung.

Sebelum akhirnya dia viral gegara membaca Al-Qur'an di trotoar, bocah yang akrab disapa Akbar ini sudah turun ke jalanan sejak dua tahun terakhir. Dia mencoba berbagai pekerjaan di jalanan. Mulai dari ngamen, hingga menjadi pemulung barang bekas.

Akbar merupakan anak dari Unan dan Siti. Namun, sejak Akbar berusia beberapa bulan, kedua orang tuanya bercerai. Hal itu yang memaksa Akbar untuk menghabiskan hari-harinya bersama sang kakek dan nenek di Kampung Sodong, Kelurahan Muara Sanding, Garut.

Sejak kecil tak mengenal sosok ibu membuat Akbar berupaya mencari saat usianya mulai remaja. Ternyata, di balik aksi Akbar yang memilih hidup di jalanan untuk memulung, dia juga mencari keberadaan sang ibu.

Hal tersebut dibenarkan Oleh (24) kakak Akbar. Oleh mengatakan, Oleh mengatakan Akbar tak pernah tahu bagaimana wajah ibunya.

"Kita ditinggalkan saat kecil. Apalagi Akbar yang baru berusia bulanan," kata Oleh, Minggu (15/11/2020).

Oleh mengatakan, ibu mereka, Siti, pergi tanpa kabar sejak tahun 2005 silam. Hingga sekarang, keberadaan dan kondisi Siti tidak pernah diketahui pihak keluarga.

Seingat Oleh, Siti pamit kepada kakek-neneknya untuk merantau menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri. "Sampai sekarang tapi enggak pernah pulang," katanya.

Akbar kemudian melakukan pencarian selama dua tahun terakhir. Namun, upayanya sia-sia karena sang ibu tak pernah ditemukannya. Menyadari hal tersebut Akbar sendiri sempat mengakui bahwa dia putus asa dalam upaya pencarian tersebut.

"Dulu sempat dicari, tapi sekarang mah biarin aja. Kalau masih ingat saya pasti datang ke sini," kata Akbar saat diwawancarai wartawan beberapa waktu lalu.

Akbar dan kakaknya Oleh selalu berharap bisa bertemu kembali dengan sang ibu suatu hari nanti. Meskipun mereka tak tahu, sang ibu kini ada di mana.

(mud/mud)