Round-Up

Kejamnya Karyo, Pinjam Uang Pada Majikan Istri Lalu Membunuhnya

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 14 Nov 2020 09:51 WIB
Tampang Pembunuh Bunda Maya
Foto: istimewa
Bandung -

Bagai kacang lupa kulitnya, pribahasa itu patut dilontarkan kepada Karyo (39), pria yang tega membunuh Athiqotul Masha alias Bunda Maya (28), yang merupakan majikan istrinya sendiri. Kasus ini menyedot perhatian masyakat luas sepekan kemarin.

Kejadian nahas yang menimpa Bunda Maya dan terjadi di rumahnya yang berada di Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (1/11) malam. Bukannya membayar utang Rp yang dipinjamnya pada Bunda Maya, Karyo malah menghabisi guru ngaji itu dengan keji.

Karyo, memiliki utang kepada Bunda Maya Rp 1 juta, yang dipinjamnya awal Bulan Oktober lalu dan berjanji akan dikembalikan seminggu kemudian. Karyo, tega menghabisi Bunda Maya karena sakit hati istrinya mengetahui Karyo meminjam uang kepada Bunda Maya yang berujung cekcok mulut.

"Motifnya, pelaku sakit hati terhadap korban. Jadi pelaku punya utang kepada korban, kemudian ditagih berulang-ulang. Pelaku sakit hati dan membunuh korban," kata Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil, Selasa (3/11).

Setelah dianiaya dengan dipukul dan tendang belasan kali hingga sekarat, Bunda Maya dimasukkan ke dalam sumur yang tertutup beton.

"Jadi sempat ada penganiayaan dulu. Menurut pengakuan pelaku ada 15 kali dia menganiaya korban, dengan cara ditendang dan dipukul. Tidak menggunakan alat, cuma tangan kosong," ujarnya.

Kadek mengungkapkan, Karyo berhasil masuk rumah melalui jendela tanpa alat bantu, ketika sudah masuk kedalam rumah Karyo mendapati Bunda Maya di ruang tengah. Pada waktu kejadian, suami korban tengah berada di masjid menjadi panitia maulid Nabi Muhammad SAW.

Bukan hanya membunuh, Karyo juga menggondol telepon dan uang ratusan ribu milik Bunda Maya.

"Kan waktu kita cek TKP itu HP (handphone) korban enggak ada di sana. Pengakuan dari suami korban ada beberapa uang ratusan ribu di rumah itu hilang. Ketika kita periksa pelaku, ternyata benar diakui itu diambil oleh pelaku. Uang dan HP sudah kita amankan untuk barang bukti," jelas Kadek.

Usai membunuh Bunda Maya, Karyo yang merupakan sopir truk itu menelepon istrinya mengaku akan pergi ke luar kota. Keesokan harinya, Karyo pulang karena ditelepon istrinya soal kematian Bunda Maya.

Lalu Karyo pulang ke rumahnya. Seperti diketahui rumah korban dan pelaku masih berdekatan. Bahkan, Karyo juga sempat bertemu Rican, Ketua RT setempat dan menyampaikan duka cita atas kejadian yang menimpa Bunda Maya.

Selain itu, Rican menyebut Karyo mengaku memiliki utang kepada Bunda Maya namun belum mampu membayar karena belum memiliki uang.

"Saya sempat ngobrol, saya kan ke rumahnya. Tampangnya biasa saja, tenang. Dia ngaku kalau dia punya utang Rp 1 juta ke almarhumah (Bunda Maya), tapi belum bisa bayar. Dia juga ngaku sedih karena almarhumah meninggal tapi belum sempat bayar utang," tutur Rican.

Saat ini, Karyo sudah mendekam di sel tahanan Polsek Cibinong Polres Bogor dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena melanggar Pasal 338, 340, 365, dan 351 ayat 2 dan diancam dengan hukuman penjara seumur hidup.

Tonton video 'Saksi Mata: Guru Ngaji Ditemukan Tewas di Dalam Sumur':

[Gambas:Video 20detik]



(wip/ern)