Warga Jabar ke Jakarta Sambut Habib Rizieq, Ridwan Kamil: Tetap Patuhi Prokes!

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 15:50 WIB
Ridwan Kamil minta buruh terima keputusan pemerintah terkait Omnibus Law Ciptaker
Foto: Luthfiana Awaluddin
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau agar warga yang akan berangkat ke Jakarta untuk menjemput Habib Rizieq Shihab tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal itu dikatakan pria yang akrab disapa Kang Emil itu di Gedung Sate, Kota Bandung pada Senin (9/11).

Seperti diketahui, Habib Rizieq akan tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Selasa (10/11/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Dikabarkan, massa dari berbagai ormas Islam akan melakukan penyambutan di kediaman Habib Rizieq, di Petamburan Jakarta dalam jumlah yang masif.

"Terkait besok saya kira tidak ada masalah, yang penting dalam kegiatan apa pun tetap jaga 3M saja ya, Kalau tidak urgent dan tidak ada hal yang sangat prinsipal, mendekati kerumunan itu sangat tidak direkomendasikan," ujar Kang Emil.

Selain menerapkan protokol kesehatan, ia pun meminta agar warga yang berangkat ke Jakarta untuk cermat dalam menghitung risiko dan potensi penyebaran COVID-19 dalam kerumunan.

"(Penuhi protokol kesehatan) apakah demonstrasi, penjemputan, konser atau apapun. Jadi saya mengimbau sebaiknya selalu menjaga protokol kesehatan, menghitung sendiri potensi-potensi penyebaran jika kerumunan tidak bisa dikendalikan dengan baik," katanya.

Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Jawa Barat Habib Zaky Alaydrus mengatakan, ratusan ribu hingga jutaan orang akan memutihkan Jakarta untuk menyambut kedatangan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Jakarta pada 10 November 2020 mendatang.

"Iya kita sudah siapkan dan alhamdulillah pengumuman dari beliau akan pulang pada tanggal 9 (dari Jeddah, Arab Saudi), Senin, dan akan tiba di Jakarta tanggal 10 jam 9. Muslim Jabar Insya Allah akan all-out memutihkan Jakarta , kita tunjukkan kecintaan kepada Habib Rizieq Shihab," kata Zaky di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (4/11).

Zaky mengatakan, walau begitu peserta aksi akan tetap diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan. "Sudah jadi keharusan tidak meninggalkan protokol pakai masker, kebersihan itu tetap kita jalankan. Tetapi kita melihat umat yang banyak, akan sedikit kesulitan . Kita punya target kalau bisa, tidak hanya ratusan ribu, tetapi jutaan," ucap Zaky melanjutkan.

(yum/ern)