Bosan Jadi Sopir Angkot, Pria di Sukabumi Nekat Edarkan Sabu

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 04 Nov 2020 17:08 WIB
Sopir angkot di Sukabumi ditangkap polisi gegara edarkan narkoba.
Foto: Bosan Jadi Sopir, Pria di Sukabumi Nekat Edarkan Sabu (Istimewa).
Sukabumi -

DA (47), warga Desa Sukamanah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi ditangkap polisi saat nongkrong di pinggir jalan. Dari tangan pria yang berprofesi sebagai sopir angkot itu, polisi mengamankan narkotika jenis sabu-sabu seberat 90 gram.

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Ma'ruf Murdianto mengatakan pelaku awalnya berkelit soal kepemilikan narkoba yang dituduhkan kepadanya. Berkat kejelian polisi satu kantong sabu-sabu yang disimpan di dalam plastik klip ditemukan polisi di lemari tersangka.

"Pelaku kita tangkap kemarin atau pada Selasa (03/11) sekitar jam 13.30 WIB, awalnya dia sempat mengelak namun saat kita periksa ponselnya ada infomasi tempat disembunyikannya sabu-sabu tersebut," kata Ma'ruf, Rabu (4/11/2020).

Polisi bergegas melakukan penggeledahan di kediaman DA dan sebuah plastik hitam diamankan. Di dalam plastik itu ditemukan plastik klip bening berukuran besar berisikan narkotika jenis kristal putih sabu seberat 90,04 Gram.

Selain barang haram itu, polisi juga menyita barang bukti lainnya berupa satu unit timbangan digital dan satu unit telepon genggam yang dipakai pelaku untuk bertransaksi dengan para pelanggannya.

"DA ini seorang sopir, karena mungkin sepi penumpang bosan lalu akhirnya terjerat lingkaran bisnis narkoba. Selain DA kita buru pelaku lainnya yang berperan mengendalikan DA mulai dari peredaran hingga penerimaan paket haram tersebut," ujar Ma'ruf.

"Ini adalah salah satu keberhasilan Polri khususnya Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota dalam memutus peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota," sambung Ma'ruf.

Hingga saat ini, DA beserta barang bukti lainnya masih diamankan di Polres Sukabumi Kota guna kepentingan penyidikan selanjutnya. Dia terancam pasal 114 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

(sya/mso)