Kecam Presiden Macron, Massa di Garut Serukan Boikot Produk Prancis

Hakim Ghani - detikNews
Rabu, 04 Nov 2020 13:07 WIB
Demo di Garut serukan boikot produk Prancis.
Foto: Demo di Garut serukan boikot produk Prancis (Hakim Ghani/detikcom).
Garut -

Umat Islam di Kabupaten Garut hari ini turun ke jalan. Mereka melakukan aksi unjuk rasa dan mengajak masyarakat memboikot produk asal Prancis.

Massa yang berasal dari sejumlah ormas Islam melakukan aksinya pada Rabu (4/11/2020) siang. Seribuan massa yang ada memulai aksi dari kawasan Alun-alun Garut, Jalan Ahmad Yani.

Mereka melakukan longmarch menuju kawasan Bundaran Simpang Lima, Tarogong Kidul. Jauhnya kira-kira, 2 kilometer jauhnya.

Koordinator aksi, Abu Adin Syamsudin mengatakan, dalam aksinya, massa mengajak masyarakat untuk tidak membeli produk-produk asal Prancis.

"Dengan hal itu, kami mendesak pemerintah Kabupaten Garut untuk memboikot seluruh produk asal Prancis yang ada di Garut," kata Adin kepada wartawan di lokasi, Rabu.

Adin menambahkan, massa juga meminta Pemda Garut untuk mengeluarkan ultimatum dan menyatakan produk asal Prancis yang ada di Garut haram.

"Kami mendesak kepada pemerintah untuk mengeluarkan ultimatum bahwasanya produk Prancis haram di Kabupaten Garut," tutup Adin.

Seperti dilihat detikcom, seribuan massa berjalan kaki mengikuti komando aksi. Mereka membawa poster dan gambar berisi kecaman atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuele Macron terhadap umat Islam dan Nabi Muhammad.

Aksi yang mendapat pengawalan dari aparat itu berjalan dengan damai. Massa berharap agar permintaan mereka dikabulkan Pemda Garut.

(mso/mso)