Massa Aksi Bela Nabi di Bandung Serukan Boikot Produk Prancis

Wisma Putra - detikNews
Senin, 02 Nov 2020 12:24 WIB
Bandung -

Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam se Bandung Raya menggelar 'Akis Bela Islam' dan 'Bela Kehormatan Nabi Muhammad' di depan Gedung Sate. Dalam aksinya mereka mendesak Pemprov Jabar untuk memboikot produk Prancis.

"Kami ingin menyuarakan kepada pemerintah Indonesia dan internasional bahawa kaum muslimin tidak terima dan mengecam mengutuk keras dalam bentuk penghinaan yang dilakukan Presiden Emmanuel Macron. Kita menuntut agar mencabut pernyataan tersebut dan meminta maaf," kata salah satu pimpinan aksi Muhammad Budiman, Senin (2/11/2020)

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta kepada Pemerintah Indonesia, Pemerintah Provinsi Jabar dan Kota Bandung agar menarik produk-produk Prancis yang beredar.

"Presiden Jokowi sudah mengeluarkan pernyataan, kami berharap lebih dari itu supaya ada efek jera untuk melakukan langkah-langkah (boikot produk) dan sebagainya," ungkapnya.

"Gubernur, dan wali kota kota muslim, tunjukanlah kepeduliannya. Boikot prudak-produk, boikot produk-produk Prancis," tegas Muhammad Budiman.

Massa aksi ditemui oleh perwakilan Gubernur Jabar Ridwan Kamil yakni Kabid Pengawasan Prodak Beredar Disperindag Jabar Bismark.

"Pada intinya, agama Islam jangan dipermainkan. Bela Islam, Insyaallah apa yang diinginkan bapak ibu terkabul, kita juga mengecam, apa yang dilakukan sudah berlebihan. Sebagai umat Islam, kita wajib bela agama Islam," kata Bismark saat menemui masa aksi.

Terkit tuntutan terhadap boikot produk Prancis, Bismark akan menyampaikan tuntutan itu kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

"Akan kita sampaikan kepada beliau, beberapa yang diminta (tuntutan), ke pusat juga ke Kementerian Perdagangan," kata Bisamark.

"Nanti kita akan koordinasi dengan pusat, nanti pusat berikan statmen dan kita akan bertindak," ujar Bismark saat disinggung tuntutan masa soal penarikan produk Prancis.

Dalam aksi ini, ada enam tuntutan dari masa aksi, yakni mengutuk keras pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron, meminta Emmanuel Macron meminta maaf kepada umat Islam diseluruh dunia, menyerukan kepada umat Islam di Indonesia dan Jabar agar memboikot produk-produk Prancis.

Selain itu, mengajak persatuan umat Islam untuk membela agama Islam dan Nabi Muhammad, meminta OKI, Uni Eropa dan dunia menyeret Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Mahkamah Internasional karena terbukti menimbulkan kebencian SARA, meminta kepada Pemerintah Indonesia memutus hubungan diplomatik dengan mengusir Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan menarik Duta Besar Indonesia untuk Prancis.

(wip/mso)