Sempat Hilang, Nelayan Sukabumi Ditemukan Tewas di Perairan Cianjur

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 19:20 WIB
Perahu nelayan Pantai Lombok. 
dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Foto: dikhy sasra
Sukabumi -

Dua nelayan asal Sukabumi sempat dikabarkan hilang setelah melaut di Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap pada Rabu (28/10). Satu korban berhasil menyelamatkan diri dengan memegangi jerigen atau kompan, sementara satu korban lagi ditemukan tewas di perairan Cianjur.

Dua korban masing-masing Buhori (60) dan Sobana (43), keduanya bertolak mencari ikan hingga ke wilayah Muara Cibuni, Tegalbuleud. Saat tiba di lokasi itu keduanya sempat menebar jaring sampai kemudian ombak besar datang dan membuat perahu yang mereka tumpangi terbalik.

"Saat itu, korban sengaja berangkat bersama temannya berlayar menggunakan perahu ND Putra milik Pak Enang asal Kecamatan Ciracap. Waktu kedua nelayan itu melakukan pemasnagan jaring, mereka langsung diterjang ombak dari pinggir dan perahu terbalik," kata Ramdhan Arif Firmansyah, anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Tegalbuleud kepada wartawan, Jumat (30/10/2020).

Saat perahu terbalik, kedua nelayan tersebut kembali diterjang gelombang sambil memegang kompan yang dibawa oleh nelayan tersebut. "Iya, dua nelayan terhempas ombak. Satu terselamatkan atas nama Sobana. Namun, satu korban lagi atas nama Buhori sempat hilang," lanjutnya.

Korban atas nama Sobana telah berhasil menyelamatkan diri dari amukan gelombang pasang. Lantaran, saat diterjang ombak ia telah memegang kompan dengan erat untuk dijadikan sebagai pelampung. Sehingga Sobana berhasil terhempas ke pesisir pantai dalam keadaan selamat.

Akibat kejadian itu perahu yang mereka gunakan juga sampai pecah terbelah dua dan ditemukan karam di wilayah pesiair pantai di Kampung Cikole, Desa Sinar Laut, Kecamatan Agrabinta, Cianjur.

Setelah upaya pencarian korban kecelakaan laut bernama Buhori akhirnya ditemukan dengan kondisi tewas di pantai Cikakap Ranca Umul, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.

Korban yang berprofesi sebagai nelayan di pantai perairan laut Selatan Sukabumi itu, berhasil ditemukan setelah satu hari petugas gabungan dari RAPI Lokal 08 Sukabumi, SARDA Kabupaten Sukabumi, Tagana Tegalbuleud Rumpun Nelayan Ujunggenteng, Pemuda Pancasila dan petugas lainnya melakukan penyisiran dan pencarian mulai dari perairan laut Selatan Sukabumi sampai perairan laut Cianjur Agrabinta.

"Korban ditemukan oleh warga Kecamatan Agrabinta, Cianjur sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah itu, mereka melapor kepada petugas. Tidak menunggu lama, kami bersama tim SAR langsung menuju lokasi penemuan jasad korban," kata Ramdhan.

Setelah ditemukan, sambung Ramdhan, jasad korban langsung dievakuasi oleh petugas gabungan ke rumah sakit setempat. "Saat ini, jasad korban akan dibawa oleh pihak keluarganya di Palabuhanratu untuk dilakukan pemulasaraan," pungkas dia.

(sya/mud)