Hujan Lebih dari 2 Jam, Warga Cianjur Dekat Sungai Diimbau Mengungsi

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 16:44 WIB
Ilustrasi hujan lebat
Ilustrasi (Foto: iStock/Willowpix)
Cianjur -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat meminta masyarakat di lokasi rawat banjir, terutama di tepian sungai untuk mengungsi jika terjadi hujan lebat lebih dari dua jam.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Irfan Sopyan, mengatakan anomali iklim La Nina yang terjadi sejak beberapa waktu terakhir membuat Cianjur dilanda hujan deras setiap harinya.

Bahkan beberapa kali wilayah Cianjur selatan diterjang banjir bandang akibat sungai meluap usai diguyur hujan deras lebih dari dua jam.

"Dalam bulan ini sudah dua kejadian banjir bandang di Cianjur selatan, yakni di Kecamatan Agrabinta dan Sindangbarang. Bulan lalu ada tiga kecamatan yang diterjang banjir bandang. Ratusan rumah terendam, tapi tidak ada korban jiwa," kata dia, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya untuk mengantisipasi adanya korban, warga di daerah rawan banjir terlebih yang rumahnya dekat tepian sungai diharapkan mengungsi jika terjadi hujan lebat lebih dari dua jam.

"Segera mencari tempat aman, apalagi permukaan air sungai sudah terlihat naik. Dengan begitu risiko timbulnya korban hanyut saat banjir bisa diminimalisir," kata dia.

Irfan menuturkan BPBD juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa rawan bencana untuk menyiapkan aula atau kantor desa sebagai tempat pengungsian sementara.

Selain itu, relatan tangguh bencana (Retana) juga disiagakan untuk memantau titik potensi bencana baik banjir ataupun longsor.

"Kami sudah persiapkan penanganan daruratnya. Tapi kembali lagi diimbau warga juga siap siaga, untuk memilih mengungsi ke tempat aman jika hujan lebat terjadi lebih dari dia jam," kata dia.

(mud/mud)