Banjir di Griya Cimanggu Bogor Surut, Warga Mulai Bersihkan Rumah

M Solihin - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 10:45 WIB
Warga Bogor mulai membersihkan rumahnya dari lumpur dan sampah
Warga Bogor mulai membersihkan rumahnya dari lumpur dan sampah (Foto: M Solihin)
Bogor -

Banjir yang melanda kawasan Perumahan Griya Cimanggu Indah Kota Bogor mulai surut, Selasa (27/10/2020). Lubang saluran air di belakang perumahan yang tersumbat reruntuhan bangunan liar kini sudah terbuka. Air yang menggenang dan membanjiri perumahan ini sejak 2 hari lalu perlahan mulai mengalir.

Pantauan detikcom di Perumahan Griya Cimanggu Indah pukul 09:00 WIB, genangan air hanya terjadi di blok A-B yang posisinya lebih rendah. Di titik ini, sebelumnya ketinggian air mencapai 1,5 meter atau setinggi dada orang dewasa. Namun hari ini, banjir mulai surut dan ketinggian hanya sekitar 30 centimeter. Sementara di blok lainnya, air sudah mengering.

Kondisi ini dimanfaatkan warga untuk mulai membersihkan rumahnya dari sisa-sisa lumpur dan sampah akibat banjir yang masuk ke rumah-rumah mereka.

Sementara itu, saluran air yang sebelumnya tersumbat oleh longsoran kini sudah dinormalisasi dan air mulai bisa mengalir. Beberapa petugas dan satu unit alat berat jenis amfibi masih disiagakan di lokasi untuk membersihkan sampah agar tidak menyumbat saluran air.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor Priyatna mengatakan, saluran air mulai terbuka sejak Senin (26/10/2020) sore sekitar pukul 15.30 WIB. Perlahan, air yang tergenang sejak dua hari lalu mulai mengalir dan menyurut.

"Alhamdulillah jam 15.30 WIB kemarin, lubang saluran air sudah ketemu dan sudah diperbaiki, sehingga sudah tidak terjadi sumbatan. Artinya sekarang air sudah mengalir, tapi tidak banyak, tidak langsung mengalir semua," kata Priyatna, Selasa (27/10/2020).

"Jadi karena air yang mengalir masih sedikit, maka masih butuh waktu kalau sampai banjirnya benar-benar surut," sambungnya.

Meski demikian, lanjut Priyatna, pihaknya masih tetap bersiaga terhadap dampak terbukanya saluran yang sempat tersumbat tersebut.

"Kita BPBD tetap waspada, mewaspadai aliran air yang keluar dari saluran air ini. Terutama kawasan Sukaresmi. Air ini mengalir ke sungai kecil yang anak sungai cikapancilan, muaranya ke sungai cikapancilan di cilebut," imbuh Priyatna.

(mud/mud)