Main Motocross di 'Bromo KW', Cawabup Atep Dikritik Aktivis Lingkungan

Dony Indra Ramadhan, Muhammad Iqbal - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 18:21 WIB
Rizki DA
Atep main motocross bareng Rizki-Ridho (Foto: Dok. Instagram)
Bandung -

Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bandung Atep dinilai tidak peka terhadap isu lingkungan. Pasalnya, Cawabup tersebut malah main motocross di lokasi cagar alam atau tepatnya di Gunung Guntur.

Gunung Guntur masuk dalam kawasan Cagar Alam Kamojang. Di sana, sering kali dijadikan lokasi offroad bagi sejumlah komunitas motor trail meskipun dilarang oleh pengelola CA Kamojang.

Berawal dari sebuah postingan seorang artis dangdut kembar Rizky dan Ridho yang memperlihatkan sosok Atep yang hadir dalam kegiatan offroad di Gunung Guntur. Aktivis lingkungan dari komunitas Sadar Kawasan Pepep DW menyesalkan hal tersebut.

"Ada Atep Kang. Ya sangat menyayangkan.Ciharus belum beres, sekarang Gunung Guntur ada motor trail. Dulu mah masih sedikit tapi sekarang malah jadi parah. Jadi semacam dilegitimasi oleh para artis, dan ada juga sosok politik. Aduh, jadi seakan-akan melegitimasi bahwa lokasi tersebut boleh dipakai aktivitas trail," ujar Pepep saat dihubungi detikcom, Rabu (21/10/2020).

Pepep mengatakan, aktivitas yang dilakukan Atep dinilai tidak mencirikan kepekaan terhadap isu lingkungan. Pasalnya, akibat aktivitas offroad tersebut akan berpengaruh terhadap ekologi lingkungan khususnya Cekungan Bandung.

"Ya paling tidak ini menunjukkan kalau calon pemimpin Bandung tidak tahu kawasannya. Kalau pun tahu dia tidak memiliki kecintaan terhadap kawasannya, sebagian bahkan di kawasan Cekungan Bandung. Banyak sekali berpengaruh terhadap ekologi (Kabupaten Bandung) yang akan dia pimpin," tegasnya.

Lokasi yang dijadikan tempat offroad tersebut berada di puncak ketinggian 2020 meter di atas permukaan laut (MDPL). Lokasi tersebut dikenal dengan "Bromo KW.

Pepep menjelaskan, di CA Kamojang masih sering terjadi perusakan alam oleh sejumlah orang tidak bertanggung jawab, seperti penebangan liar, penambarang pasir ilegal, naik gunung dan motor trail.

Baginya, apabila aktivitas tersebut sering kali dibiarkan nantinya akan berisiko menjadi alibi untuk menurunkan status CA Kamojang.

"Yang banyak intervensi itu di cagar alam Kamojang. Masih banyak motor trail, aktivitas perburuan itu di dua tempat, yakni Danau Ciharus, dan Gunung Guntur,"

"Di Gunung Guntur itu ada motor trail, penambangan pasir. Pelanggaran-pelanggaran di cagar alam itu bahaya kalau dibiarin. Karena itu akan menjadi alasan penurunan status," paparnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2