TPU Cikaret Bogor Longsor, Sejumlah Makam Direlokasi

M Sholihin - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 18:12 WIB
TPU cikaret bogor longsor
Foto: M Sholihin
Bogor -

Tebing setinggi 6 meter di area pemakaman umum di Kelurahan Cikaret RT 02/RW 09 Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, longsor. Beberapa makam terpaksa direlokasi karena nyaris terbawa longsor.

Kepala BPBD Kota Bogor Supriyatna mengatakan longsor terjadi setelah kawasan tersebut diguyur hujan deras. Tebing tanah yang gembur setelah diguyur hujan, kemudian longsor dan menutupi aliran sungai Cibereum yang berada persis di bawah tebing.

"Kemungkinan tanah itu gembur ya, jadi karena intensitas hujannya tinggi sehingga tebing di ujung makam itu longsor," kata Supriyatna kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

"Kalau makamnya tidak ada yang terbawa longsor. Tapi kalau dibiarkan, terus hujan lagi, khawatir lama-lama longsoran melebar dan kita khawatir ada makam yang terbawa longsor," sambungnya.

Sebagai antisipasi, kata Supriyatna, pihaknya kemudian menghubungi pihak ahli waris dari beberapa makam yang berada di sekitaran tebing untuk direlokasi.

"Kita hubungi ahli waris dari beberapa makam yang posisinya rawan terbawa longsor, kita bicarakan baik-baik, akhirnya ahli waris setuju dan bersedia kalau makam keluarganya dipindah. Ada dua makam ya g direlokasi ke tempat aman," jelas Supriyatna.

Saat ini, lanjut Supriyatna, pihaknya sudah memasangi tebing yang longsor menggunakan terpal. Agar tebingan tidak tertimpa hujan dan menambah resiko terjadinya longsor. Pihaknya juga sudah mengevakuasi batang pohon bambu dan material longsor yang menutupi aliran sungai Cibereum.

"Kita juga sudah hubungi dinas terkait untuk lakukan perbaikan di tebing. Karena ke depan, kita masih akan terus diguyur hujan, karena ini kan sudah masuk musimnya," tambahnya.

Supriyatna juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak musim hujan di Kota Bogor. Selain kerap menimbulkan bencana longsor, hujan disertai angin kencang juga kerap melanda dan kerap menimbulkan bencana pohon tumbang.

"Selain waspada longsor, juga waspada terhadap dampak angin kencang. Kita ini banyak pohon besar, beberapa kali sempat terjadi pohon tumbang. Hindari pohon-pohon besar hujan disertai angin kencang, jangan berteduh dibawah pohon," katanya.

(ern/ern)