Cawabup Aep Gandeng Selebgram Cantik ke Sentra Industri Kue Karawang

Luthfiana Awaluddin - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 19:17 WIB
Cawabup Karawang berbagi trik bisnis kepada sejumlah pelaku UMKM
Cawabup Karawang berbagi trik bisnis kepada sejumlah pelaku UMKM (Foto: Luthfiana Awaluddin)
Karawang -

Calon Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengunjungi sentra industri kue di Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Selasa (20/10/2020). Bersama sejumlah influencer, Aep memberikan trik bisnis kepada 150 keluarga pembuat makanan ringan dan kue basah tersebut.

"Kita coba beri solusi untuk 150 keluarga pembuat kue. Sebab, di saat pandemi ini, UMKM harus bangkit," kata Aep di sela agenda kampanye, Selasa (20/10/2020).

Aep menuturkan, selain terdampak Covid-19, para pelaku UMKM tersebut kerap terkendala pemasaran dan pengembangan produk. Alhasil, Aep menggandeng influencer di Karawang untuk ikut memasarkan kue tradisional tersebut.
"Para generasi muda ini aktif di media sosial. Kami arahkan supaya mereka membuat konten yang lebih berfaedah. Misalnya memasarkan produk UMKM asli Karawang," ujar Aep.

Verawati Aulia (20), selebgram asal Karawang nampak membuat konten kuliner bersama tiga rekannya. Dengan asyik, gadis dengan pengikut 61 ribu orang di instagram itu melahap sejumlah kue tradisional bersama Aep. Hal yang sama dilakukan Andi Tenri Safira (22) dan Ratu Aulia (16), mereka ikut mencicipi beragam kue basah di sejumlah rumah.

"Kita coba bantu informasikan produk-produk ini kepada masyarakat lebih luas. Sebab, para pelaku usaha ini belum menggunakan media sosial untuk sarana pemasaran," kata Tenri Safira, pegiat medsos asal Karawang, Selasa (20/10/2020).

"Yang unik, satu kampung jualan kue semua. Alhasil kita berupaya membantu mengenalkan prodak mereka ke masyarakat lebih luas," Safira menambahkan.

Selain dibantu memasarkan produk di medsos, ratusan pelaku usaha itu juga diberi berbagai kiat bisnis oleh Calon Wakil Bupati, Aep Syaepuloh yang juga merambah usaha di bidang kuliner.

"Sudah sepuluh tahun, sentra produksi kue di Terangsari ini hanya memasarkan produk mereka di pasar. Saya kira produk mereka sudah waktunya dipasarkan lebih luas. Mereka juga perlu mendapat pembinaan, motivasi, fasilitasi dan alat-alatnya," kata Aep.

"Nantinya kami akan mempermudah perizinan dari UMKM yang produk-produknya masih kecil, karena ini adalah karya dari masyarakat yang perlu di bina, karena ini sebagai penghasilan dari mereka," Aep menambahkan.

Dalam kegiatan kampanyenya hari ini, Aep juga mengunjungi rumah produksi sandal jepit milik Karang Taruna Desa Pasirjengkol, Kecamatan Majalaya. Dalam kunjungannya, Aep bakal menyiapkan workshop-nya untuk membantu produksi sendal jepit.

"Kita persilakan para pemuda ini untuk menempati salah satu workshop saya. Diharapkan, produk lokal Karawang ini bisa bersaing dengan produk-produk luar," ungkapnya.

Sementara itu pengurus Karang Taruna Pasirjengkol Muhammad Qorib Indrawan,22, mengatakan Karang Taruna telah membuka usaha produksi sejak 1,5 tahun. "Tujuannya untuk membuka peluang usaha bagi para pemuda di sekitar," ungkap Qorib.

Bahan sendal jepit terbuat dari limbah spon yang kemudian mereka cetak dengan alat produksi manual. "Rata-rata alatnya merupakan modifikasi," ujar Qorib.

Sejauh ini, pemodalan dan pemasaran menjadi soal UMKM Karang Taruna Pasirjengkol. "Sehari kita baru mampu 100 sendal. Penjualan masih terbatas. Kita hanya ke warung sekitar dan pesanan warga," kata Qorib.

(mud/mud)