Buruh Garmen di Sukabumi Tewas dengan Muka Ditutup Bantal dan Luka Iris

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 06:28 WIB
Buruh garmen di sukabumi diduga dibunuh
Foto: istimewa
Sukabumi -

Warga di Kampung Babakan RT 02 RW 07 Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi geger dengan ditemukannya jasad seorang perempuan inisial IM di kamar kontrakannya pada Senin (19/10) malam tadi.

Informasi yang dihimpun detikcom, saat ditemukan jasad IM ditemukan dengan posisi terlentang wajah tertutup bantal dan terdapat luka iris di tangan kanan. Polisi dari Polsek Cibadak mendatangi TKP, tim identifikasi Inafis Polres Sukabumi juga melakukan olah TKP.

Korban yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh garmen itu ditemukan tewas oleh salah seorang teman dan tetangga kontrakan. Salah seorang saksi mata, Indra mengatakan sebelum korban ditemukan tewas, diketahui di dalam kontrakan saat itu ada suaminya yang mengatakan korban sedang keluar.

"Istri saya selesai magrib ingin bertemu dengan korban di kamarnya namun suaminya mengatakan korban sedang keluar dan istri saya saat itu tidak langsung menghampiri kontrakan (hanya dari luar)," kata Indra Haryandi, tetangga kontrakan korban kepada wartawan malam tadi.

Sekitar pukul 21.00 WIB, Indra kembali ke kontrakan korban. Ia mengantar teman korban yang mengaku sudah janjian untuk bertemu, namun saat dipanggil tidak ada jawaban dari dalam kontrakan. Bahkan pintu kontrakan sempat digedor namun tidak ada respons dari dalam.

Saat itu Indra inisiatif membuka pintu, karena posisi pintu dalam keadaan tidak terkunci. Saat itulah korban ditemukan tergeletak dengan posisi wajah tertutup bantal dan tangan terluka. Tidak ada suami korban di dalam kontrakan itu.

"Saya melihat di pergelangan tangan berdarah ada luka sayat di pergelangan tangan. Kondisi terlentang wajah tertutup bantal," lirih Indra.

Terpisah, Kapolsek Cibadak Kompol Hadi Santoso mengatakan pihaknya bergegas ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak lama setelah mendapat laporan dari warga.

"Korban seorang wanita meninggal dunia di dalam kamar kontrakan, kita bawa ke rumah sakit untuk mengetahui penyebab kematiannya," kata Hadi kepada awak media.

Terkait keterangan saksi yang mengatakan ada seorang pria yang disebut sebagai suami korban di dalam kamar kontrakan sebelum korban ditemukan meninggal, Hadi mengaku masih mendalami keterangan tersebut.

"Berdasar keterangan saksi begitu, namun sedang kita dalami dan sedang kita tindaklanjuti informasi itu. Korban posisi terlentang, muka tertutup bantal dan luka (irisan) di sebelah tangan kanan di sampingnya ada pisau," pungkas dia.

(sya/ern)