Kronologi Kecelakaan Truk Maut di Puncak yang Tewaskan 5 Orang

M Sholihin - detikNews
Sabtu, 17 Okt 2020 14:21 WIB
Kecelakaan maut di Puncak Bogor
Foto: M Sholihin
Bogor -

Kecelakaan maut yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak Bogor, mengakibatkan lima orang meninggal dunia di lokasi, Sabtu (17/10/2020) dini hari.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fitra Zuanda mengatakan kecelakaan berawal ketika truk Nopol B-9978-UDF yang tengah mengangkut batu pecahan berukuran kecil (batu split) tengah melaju dari arah Cianjur menuju arah Jakarta.

Truk yang dikendarai oleh EH (29) asal Cianjur, Jawa Barat itu diduga mengalami rem blong sehingga tak tidak biaa dikendalikan dan oleng ke lajur kanan.

"Jadi gini, kejadian sekitar jam 01:00 dini hari tadi. Bermula ketika truk yang membawa batu split sedang mengarah dari Cianjur ke arah Jakarta, kemudian diduga truk mengalami rem blong dan oleng ke lajur kanan," kata AKP Fitra.

Truk ke lajur kanan lalu menabrak motor vario yang dikendarai dua orang. Keduanya meninggal di tempat. Truk kemudian menabrak motor N-Max yang dikendarai dua orang, dua-duanya juga meninggal di tempat," tambahnya.

Truk yang alami rem blong itu terus melaju dan kembali menabrak mobil minibus (Grand Max) yang ditumpangi oleh tiga orang. Minibus yang tertabrak truk, kemudian terdorong sehingga menabrak 1 unit motor yang ada di belakangnya.

"3 penumpang di dalam mobil grand max selamat, tapi alami luka-luka. Pengendara di belakang mobil Grand Max juga selama dan alami luka berat," kata AKP Fitra.

Truk yang ditumpangi 3 orang termasuk sopir itu, masih terus melaju hingga akhirnya berhenti setelah menabrak sebuah kios.

"Truk berhenti setelah tabrak kios. Sopir truk meninggal dunia di lokasi, sedangkan dua penumoang truk lainnya alami luka berat," sebut AKP Fitra.

"Jadi total ada 5 korban meninggal. Semua meninggal di tempat," sambungnya.

AKP Fitra mengatakan, dugaan sementara kecelakaan adalah akibat truk rem blong. Namun menurutnya, hal tersebut setelah pihaknya akan menyimpulkan setelah melakukan pembahasan hasil olah TKP.

"Tadi kita sudah olah TKP bersama Korlantas Polri dan Dirlantas Polda Jabar. Penyebab pasti kecelakaan nanti disampaikan setelah kita bahas semua hasil temuan di TKP," ungkap Fitra.

(ern/ern)