1.300 Petani dan Nelayan di Cirebon Bakal Diswab Test

Sudirman Wamad - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 21:05 WIB
Ilustrasi Tes Swab
Ilustrasi (Foto: Ilustrator: Mindra Purnomo)
Cirebon -

Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon menargetkan melaksanakan swab atau uji usap tenggorokan terhadap 1.300 petani dan nelayan.

Rencananya pelaksanaan swab massal terhadap petani dan nelayan itu dimulai pekan depan. "Nanti petani di bagian barat Cirebon akan kita swab. Kemudian, nelayan di sepanjang pantura Cirebon juga akan kita swab. Target 1.300 petani dan nelayan," kata Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni kepada awak media di Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (16/10/2020).

Enny mengatakan untuk lingkungan perkantoran, pasar tradisional dan terminal sudah menjadi target swab massal. Sehingga, menurut Enny, pelaksanaan swab massal terhadap petani dan nelayan perlu dilakukan. Enny mengaku swab massal terhadap petani dan nelayan untuk mengetahui tingkat risiko penyebaran COVID-19 di wilayah tersebut.

"Sampai sekarang belum. Makanya kita mau membuktikan benar petani dan nelayan ada yang positif," katanya.

Terpisah, Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon Nanan Abdul Manan menyebutkan total tes swab atau uji usap tenggorokan di Kabupaten Cirebon telah mencapai 26.803. Angka tersebut lebih dari mencapai target dari satu persen jumlah penduduk Kabupaten Cirebon.

"Awal kami targetkan satu persen dari jumlah penduduk, 22.000 tes Polymerase Chain Reactive (PCR). Sekarang sudah mencapai 26.803," kata Nanan.

Nanan juga menyebutkan Kabupaten Cirebon berada dalam urutan pertama dari 28 daerah di Jabar terkait penanganan COVID-19, utamanya soal pencapaian rasio kontak erat per kasus konfirmasi. "Berkat kerja keras semuanya. Capaian rasio kontak erat di Cirebon rata-rata 1:30 per kasus konfirmasi. Sudah memenuhi standar WHO," kata Nanan.

(mud/mud)