Kawasan Cadas Pangeran Sumedang Akan Disulap Menyerupai Rest Area

Muhamad Rizal - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 18:44 WIB
Kawasan Cadas Pangeran Sumedang akan disulap menjadi rest area
Kawasan Cadas Pangeran Sumedang akan disulap menjadi rest area (Foto: Muhamad Rizal)
Sumedang -

Pemerintah Kabupaten Sumedang berencana menata kawasan Cadas Pangeran tepatnya di Jalan Raya Bandung-Cirebon. Kawasan tersebut akan disulap menjadi rest area.

Selain menata kawasan Cadas Pangeran, Pemkab Sumedang juga akan menata warung-warung yang ada di pinggir jalan tersebut agar terlihat lebih nyaman untuk di singgahi oleh pengendara yang melintas.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan kawasan Cadas Pangeran merupakan tempat legendaris yang penuh sejarah, sehingga harus dirawat dengan baik. Menurutnya, kawasan tersebut terdapat belasan lapak warung, yang berada di Pawasan Perlindungan Setempat (KPS).

"Dari dulu kami lihat warung-warung di sini tidak ada perubahan, tapi sebenarnya tempat ini sangat strategis dan sangat banyak pembelinya, karena menyajikan jajanan lokal dan produk unggulan seperti ubi cilembu, tape dan sebagainya," kata Dony saat mengunjungi Cadas Pangeran, Jumat (16/10/2020).

Dony mengatakan penataan tersebut akan dilakukan mulai dari penyediaan tempat parkir, taman, toilet, dan mushola. Selain itu warung-warung yang ada di kawasan tersebut juga akan dibranding agar lebih menarik.

"Jadi nanti orang-orang akan tertarik, seperti di rest area bisa istirahat, solat, belanja, dan ada toiletnya juga," katanya.

Dony menyebutkan saat ini pihaknya sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 200 juta dari dana insentif daerah. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

"Nanti 9 warung dulu, sisanya bertahap, kami tidak mau terus menerus tidak ada perubahan di kawasan ini. Jadi pemda mengintervensi dengan memberikan bantuan di perubahan ini dengan dana intensif daerah," ucap Dony.

Penataan Cadas Pangeran ini rencananya akan mulai dilakukan pada akhir bulan Oktober 2020.

"Sekarang perubahan sudah beres evaluasinya, mungkin (penataan) mulai akhir Oktober akan dimulai penataan," ucapnya.

(mud/mud)