Pemprov Lapor Polisi soal Surat Palsu Gubernur Banten Minta Dana Pilkada

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 14 Okt 2020 10:31 WIB
Surat Palsu Gubernur Banten
Surat palsu Gubernur Banten. (Foto: istimewa)
Serang -

Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Pemprov Banten Eneng Nurcahyati mengatakan pihaknya akan melaporkan ke polisi terkait surat yang mengatasnamakan Gubernur Wahidin Halim yang meminta dana pengamanan Pilkada 2020. Surat tersebut ia sebut menjiplak tanda tangan gubernur dan palsu.

"Akan segera melaporkan ke Polda Banten sehingga kejadian ini dapat segera terlacak," kata Eneng, Rabu (14/10/2020).

Masyarakat katanya agar berhati-hati terhadap upaya kejahatan dengan mengatasnamakan gubernur. Ia menyebut bahwa kondisi pandemi COVID-19 menyebabkan pegawai negeri dan pegawai swasta masih kerja di rumah sehingga akan mudah dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab.

"Terutama dalam mengacaukan informasi atau menyebarkan informasi hoaks," ujarnya.

Pemprov sendiri menilai surat yang beredar memalsukan tanda tangan gubernur. Ada kejanggalan penomoran surat yang tidak sesuai dengan tata kelola administrasi yang berlalu. Surat itu juga menjiplak penomoran di salah satu dinas.

"Menyatakan dengan bahwa surat yang beredar adalah palsu dan tidak benar," ucap Eneng.